Minggu, 19 April 2026

BPD Desa Panggalih Angkat Bicara Soal Viralnya Video Jalan Rusak Berujung Intimidasi

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, angkat bicara terkait viralnya video dugaan intimidasi

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
KRONOLOGI - Kronologi Warga Desa Panggalih Garut Diintimidasi Keluarga Kades, Gara-gara Posting Jalan Rusak 

Ringkasan Berita:* BPD Desa Panggaling angkat bicara terkait viralnya video warga angkat soal unggahan jalan rusak
* Minta kedua belah pihak bertemu dan selesaikan dengan kepala dingin
* Benarkan jika sudah ada laporan ke polisi soal pencemaran nama baik

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, angkat bicara terkait viralnya video dugaan intimidasi terhadap seorang warga yang kerap mengunggah kondisi infrastruktur desa di media sosial.

Ketua BPD Desa Panggalih, Agus Suhendar, mengatakan pihaknya telah berkali-kali mengingatkan kedua belah pihak, baik keluarga kepala desa maupun warga, agar menyikapi persoalan tersebut dengan kepala dingin.

"Kami menyayangkan peristiwa itu terjadi, saya juga tadi sudah telpon Pak Kades, saya minta tahan diri, jangan arogan," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Minggu (4/1/2025).

Ia menuturkan, BPD juga telah menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa, termasuk mengingatkan dan mengevaluasi progres pembangunan yang belum terealisasi di tahun 2025.

Memasuki tahun 2026, kata dia, terdapat sejumlah titik lokasi yang direncanakan akan dilakukan perbaikan.

Baca juga: Kronologi Warga Desa Panggalih Garut Diintimidasi Keluarga Kades, Gara-gara Posting Jalan Rusak

Namun demikian, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

"Jadi ada yang sudah on progress, ada juga yang belum. Itu sudah kami tegur, ingatkan dan evaluasi," katanya.

Agus menjelaskan, terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh pihak keluarga kepala desa memang benar adanya.

Ia menegaskan, BPD juga menghormati apabila warganya ingin menempuh hal yang sama atau membawa dugaan intimidasi itu ke ranah hukum.

"Tapi baik buruknya tetap warga kami. Apa pun yang terjadi, yang terpenting duduk bersama untuk mencari penyelesaian terbaik, karena setiap manusia pasti memiliki kelemahan dan kesalahan," jelasnya.

Sebelumnya, Viral di media sosial seorang warga mendapatkan tindakan intimidasi dari keluarga kepala desa lantaran mengunggah video kerusakan jalan.

Dalam video tersebut, seorang warga terlihat diinterogasi dan dimaki-maki dengan nada tinggi oleh diduga anak serta keluarga kepala desa setempat.

Korban diketahui bernama Holis Muhlisin (31) warga Kampung Babakangadoh RT01 RW06, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved