Selasa, 19 Mei 2026

Gunung Papandayan Rekomendasi Bagi Pendaki Pemula, Segini Tiket Masuk Terbarunya

Bagi pendaki pemula yang ingin mencoba pengalaman mendaki gunung, Gunung Papandayan di Kabupaten Garut

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Sidqi Al Ghifari
PAPANDAYAN - Pemandangan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). 

Ringkasan Berita:* Gunung Papandayan rekomendasi bagi pendaki pemula
* Kondisi pendakian tidak terlalu ekstrem dengan pemandangan yang indah
* Pengelolan mengumumkan tarif jelang Natal dan Tahun Baru

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Bagi pendaki pemula yang ingin mencoba pengalaman mendaki gunung, Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi salah satu destinasi yang direkomendasikan. 

Gunung dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu dikenal memiliki jalur pendakian yang relatif ramah, dengan trek yang jelas serta waktu tempuh yang tidak terlalu panjang.

"Gunung Papandayan sudah tersertifikasi dan memang direkomendasikan untuk para pemula, untuk mereka yang baru mau mencoba mendaki," ujar Manager PT Alam Indah Lestari (AIL) TWA Gunung Papandayan, Aminta Kaban saat ditemui Tribun, Kamis (18/12/2025).

Ia menuturkan, selain tingkat kesulitan yang tergolong ringan, Papandayan juga menawarkan pemandangan alam mulai dari kawasan kawah aktif, hutan mati, hingga padang edelweiss Tegal Alun yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan.

Pendakian juga bisa dilakukan naik turun secara langsung di hari yang sama dengan menyita waktu tiga jam berjalan kaki hingga ke kawasan pos sembilan atau area goberhoet.

"Calon pendaki ini bisa ditemani guide yang sudah kami sediakan di lokasi, atau jika tanpa pengawal mereka tidak akan salah jalur karena sudah ada papan petunjuk yang jelas," ungkapnya.

Di awal perjalanan mendaki, para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan dinding gunung yang menjulang tinggi di sisi kiri dan kanan trek pendakian.

Pemandangan itu diketahui sebagai sisa-sisa letusan pertama yang tercatat terjadi atau pada tanggal 11-12 Agustus tahun 1772.

Di sepanjang trek pos lima atau kawasan kawah, pendaki juga bisa menyaksikan langsung panas bumi berupa uap. Meski demikian, di sepanjang jalur itu tercium bau belerang yang cukup menyengat. 

"Di titik terakhir atau di Tegal Alun pendaki akan dimanjakan dengan pemandangan bunga abadi atau Edelweis," kata Aminta.

Persiapan Liburan Akhir Tahun dan Harga Tiket Terbaru

Aminta Kaban menyebut pihaknya saat ini tengah bersiap menyambut kedatangan wisatawan dari berbagai daerah jelang libur Natal dan tahun baru.

Sejumlah personil katanya, juga ditambah mulai dari 6 hingga 8 orang untuk membantu berjaga di lokasi wisata.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved