Senin, 11 Mei 2026

Kronologi Bocah RAF Asal Garut Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Benarkan Ada Pidana

Titawati (29) tak menyangka anak kandungnya sendiri Raditya Allbyan Fauzan atau RAF (4) bisa tewas dalam kondisi tak wajar dengan tubuh penuh luka

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TRIBUN JABAR / SIDQI AL GHIFARI 
BERDUKA - Kerabat dan warga membawa jenazah RAF, bocah 4 tahun asal Garut, yang diduga meninggal akibat penganiayaan di Ujungberung. Pemakaman RAF dilakukan di Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (23/11/2025) sore. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Titawati (29) tak menyangka anak kandungnya sendiri Raditya Allbyan Fauzan atau RAF (4) bisa tewas dalam kondisi tak wajar dengan tubuh penuh luka. 

Ia merupakan warga Kampung Baed, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

RAF meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Ujungberung pada Sabtu (22/11/2025) pagi.

Anaknya itu selama ini diketahui tinggal bersama ayah dan ibu tirinya di Cipadung, Kota Bandung. Tita sempat dikabari bahwa anak kesayangannya itu dikabarkan terjatuh di kamar mandi, pada Jumat (21/11/2025).

Namun informasi itu tak dipercayanya begitu saja, ia merasa ada yang janggal atas kematian anaknya itu.

Baca juga: 4 Luka di Tubuh Bocah RAF Asal Garut yang Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Sampai Pendarahan Otak

Benar saja, setelah ditemui langsung di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa ada sejumlah luka serius di tubuh RAF, mulai luka lebam di tangan kaki, pendarahan di otak, tulang dada patah dan tulang kepala retak.

"Saya waktu itu benar-benar syok, tak menyangka kok banyak luka di tubuhnya," ujarnya kepada Tribun, Selasa (25/11/2025).

Ia menuturkan, bahwa selama ini RAF memang tinggal bersama mantan suaminya di Bandung, pilihan menyerahkan hak asuh kepada mantan suami bukan tanpa sebab.

Tita dan mantan suaminya itu memiliki dua anak, ia mengurusi anak pertama yang dalam kondisi sakit, sedangkan RAF diurus oleh sang mantan.

"Kalau saya pulang ke kampung, biasanya dijemput dan dibawa ke sini karena saya kerja di Depok," ungkapnya.

RAF kini sudah dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Tita juga sebelumnya sudah melapor secara resmi ke Polrestabes Bandung atas peristiwa yang menimpa anaknya itu.

Jika memang terjadi kekerasan terhadap anaknya, ia berharap hal itu bisa diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

"Saya minta diusut tuntas, dan dituntut seadil-adilnya," ungkap Tita.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan atas kematian RAF dengan memeriksa sejumlah saksi.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved