Kamis, 23 April 2026

657 Pelajar Korban Keracunan MBG di Kadungora Garut, Bupati Stop SPPG dan Keluarkan Surat Edaran

Langkah Bupati Garut hingga saat ini selain sudah melakukan penghentian sementara terhadap SPPG terkait, juga telah mengeluarkan surat edaran.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Sidqi Al Ghifari
KERACUNAN MBG - Ratusan pelajar di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami gejala keracunan diduga seusai menyantap makanan dari Makan Siang Gratis (MBG), Rabu (17/9/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Yayasan Al Bayyinah 2, Kecamatan Kadungora.

Adapun jumlah korban yang mengalami keracunan diduga seusai mengkonsumsi menu dari MBG di wilayah Kadungora, Kabupaten Garut mencapai 657 pelajar SD, SMP hingga Siswa SMA sederajat.

Langkah Bupati Garut hingga saat ini selain sudah melakukan penghentian sementara terhadap SPPG terkait, juga telah mengeluarkan surat edaran.

Soal penghentian sementara SPPG Yayasan Bayyinah itu muncul usai ratusan pelajar di Kecamatan Kadungora mengalami gejala keracunan massal, pekan lalu.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan penghentian sementara ini dilakukan sambil menunggu evaluasi menyeluruh.

"Iya, dipending. Artinya dihentikan untuk sementara waktu," ujar Syakur, Selasa (23/9/2025).

Baca juga: Pelajar Keracunan Diduga dari MBG Bertambah, Bupati Garut Terbitkan Edaran Keamanan Pangan

Ia menuturkan, dari kebutuhan sekitar 300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Garut, baru ada lebih dari 50 yang beroperasi. 

Puluhan SPPG tersebut saat ini diawasi oleh Satgas MBG yang telah dibentuk oleh Pemkab Garut.

Satgas itu, kata dia, berperan sebagai sarana komunikasi antarinstansi dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda).

KERACUNAN MBG - Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan (batik merah) melakukan sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025). Buntut ratusan pelajar diduga keracunan menu MBG.
KERACUNAN MBG - Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan (batik merah) melakukan sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025). Buntut ratusan pelajar diduga keracunan menu MBG. (Tribunpriangan.com/Sidqi Al Ghifari)

“Adapun Satgas MBG ini merupakan sarana komunikasi yang dipimpin Pak Sekda. Kita kasih ruang untuk para pihak berkomunikasi,” ucapnya.

Ia menegaskan, insiden keracunan yang menimpa 657 pelajar tersebut menjadi bahan evaluasi penting, khususnya terkait mekanisme pengawasan.

"Ini kan musibah, kita semua tidak ingin. Cuman, harus menjadi pelajaran bagi semuanya," ungkapnya.

Baca juga: Tambah Lagi, Korban Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat Jadi 301 Siswa, 41 Ambulans Bolak Balik

Sebelumnya, sebanyak 657 dari murid SD, SMP hingga Siswa SMA sederajat di wilayah Kadungora mengalami keracunan diduga seusai mengkonsumsi menu dari MBG.

Ratusan korban mengalami gejala ringan, mulai pusing, muntah dan diare.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved