Warga Ciamis Keluhkan Dampak Tower Seluler, Puluhan Barang Elektronik Rusak dan Belum Kompensasi
Puluhan warga Desa Panyingkiran, Kecamatan/Kabupaten Ciamis mengalami kerusakan barang elektronik yang diduga terdampak aktivitas tower di daerah itu
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Warga Ciamis mengaku elektronik rusak diduga akibat tower seluler.
- Sebanyak 22 warga menuntut kompensasi atas kerusakan.
- Sejak pengelola berganti Januari 2026, keluhan warga belum mendapat tanggapan.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Puluhan warga di Dusun Linggamanik, RT 01/06, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, mengaku mengalami kerusakan barang elektronik yang diduga terdampak aktivitas tower seluler di wilayah tersebut.
Warga pun menuntut pihak pengelola tower segera memberikan kompensasi atas kerusakan yang dialami.
Tokoh masyarakat setempat, E Kuswaya (67), mengatakan tower seluler itu sudah berdiri sejak tahun 2019.
Menurutnya, sejak tower beroperasi, kerusakan perangkat elektronik milik warga kerap terjadi.
“Dulu juga sering ada elektronik warga yang rusak. Tapi pengelola lama biasanya langsung memberikan kompensasi, nilainya bervariasi tergantung kerusakan, ada yang Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta,” ujar Kuswaya, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Sekda Ciamis Ingatkan Tenaga Kesehatan Tak Gaptek, Teknologi Kesehatan Berkembang
Namun, kata dia, sejak pergantian pengelola tower pada Januari 2026, warga kesulitan mendapatkan tanggapan terkait pengajuan kompensasi.
Padahal, saat ini tercatat ada 22 warga yang mengaku terdampak dengan berbagai jenis kerusakan elektronik.
“Sudah disampaikan juga melalui pihak desa ke perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” katanya.
Kuswaya mengaku dirinya juga menjadi salah satu warga yang terdampak.
Sejumlah barang elektronik miliknya disebut mengalami kerusakan, mulai dari televisi, kulkas, kipas angin hingga stop kontak.
“Kalau ditotal kerugian saya sekitar Rp 6 juta dan belum ada kompensasi sama sekali,” ungkapnya.
Warga berharap pihak perusahaan segera turun tangan dan memberikan kejelasan terkait tuntutan kompensasi tersebut.
Mereka menilai penanganan pengelola tower saat ini berbeda dibanding pengelola sebelumnya yang dinilai lebih responsif terhadap keluhan warga.
“Harapan kami ada tindak lanjut yang jelas. Jangan sampai warga merasa dipermainkan,” tandasnya.(*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Sekda Ciamis Ingatkan Tenaga Kesehatan Tak Gaptek, Teknologi Kesehatan Berkembang |
|
|---|
| 74 Santri Ikuti Ujian Nasional MDTU di Cihaurbeuti Ciamis, Jadi Bekal Ilmu Agama Sejak Dini |
|
|---|
| Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan |
|
|---|
| Aktivasi IKD Digenjot, Disdukcapil Ciamis Perkuat Akurasi Data Bansos |
|
|---|
| Kapolres Ciamis Ganjar Penghargaan Anggota Berprestasi, Aksi Gemas Polisi Cilik Ikut Curi Perhatian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/tower-seluler-di-ciamis-0805206-1.jpg)