Jelang Operasional SPPG, BGN Ciamis Latih 220 Petugas
Menjelang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Gizi Nasional (BGN) Koordinator Kabupaten Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Menjelang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Gizi Nasional (BGN) Koordinator Kabupaten Ciamis mengintensifkan pelatihan bagi para penjamah dan penyedia makanan.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Menjelang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Gizi Nasional (BGN) Koordinator Kabupaten Ciamis mengintensifkan pelatihan bagi para penjamah dan penyedia makanan.
Sebanyak 220 peserta dari delapan SPPG di sejumlah kecamatan mengikuti pelatihan yang digelar di Aula BKPSDM Ciamis, Jumat (27/3/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian penting untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi sebelum program dijalankan secara penuh di masyarakat.
Koordinator BGN Ciamis, Eggy Armand Ramdani mengatakan, kualitas dan keamanan makanan menjadi fokus utama dalam program pemenuhan gizi.
“Seluruh petugas harus memahami cara pengolahan makanan yang higienis dan sesuai standar sanitasi, sehingga makanan yang didistribusikan benar-benar aman dikonsumsi,” katanya saat dihubungi, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Disdukcapil Ciamis Diserbu Warga Usai Lebaran, Antrean Mengular hingga Tangga dan Halaman
Dalam pelaksanaannya, BGN menggandeng Dinas Kesehatan serta puskesmas setempat untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan regulasi kesehatan.
Peserta pelatihan mendapatkan pembekalan mulai dari teknik pengolahan makanan higienis, manajemen dapur, hingga prosedur uji kelayakan makanan sebelum didistribusikan.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik langsung agar mampu menerapkan standar tersebut secara konsisten di lapangan.
Sementara itu, BGN Ciamis juga mempercepat proses sertifikasi laik higiene sanitasi sebagai bentuk jaminan kualitas layanan.
Saat ini, sebanyak 105 unit telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sedangkan 145 unit lainnya masih dalam tahap pengujian laboratorium.
Pengujian dilakukan secara menyeluruh, mencakup bahan makanan, kualitas air, kebersihan peralatan, hingga kondisi petugas.
Jika hasilnya belum memenuhi standar, akan dilakukan evaluasi dan pengujian ulang.
Eggy menambahkan, kualitas air menjadi salah satu faktor krusial dalam menjaga keamanan pangan.
| Konvoi Bobotoh di Ciamis Tak Surut Meski Diguyur Hujan Deras |
|
|---|
| Bobotoh Ciamis Rela Sawer Rp 1 Juta Saat Persib Hattrick Juara |
|
|---|
| Bobotoh Ciamis Rayakan Persib Juara di Gelanggang Galuh Taruna |
|
|---|
| Jalur Konvoi Bobotoh di Ciamis Sudah Dipetakan, Polres Ciamis Mengawal |
|
|---|
| Sambut Idul Adha di Pangandaran, Ada Pangan Murah yang Diserbu Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pelatihansppgsppgsppg.jpg)