Senin, 25 Mei 2026

Sambut Idul Adha di Pangandaran, Ada Pangan Murah yang Diserbu Warga

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Padna
PANGAN MURAH - Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi lapak Gerakan Pangan Murah di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (22/5/2026) 
Ringkasan Berita:* Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Kegiatan itu dilaksanakan secara road show di sejumlah wilayah di Kabupaten Pangandaran. Satu di antaranya digelar di sekitar Kecamatan Mangunjaya pada Jumat (22/5/2026).

Dalam kegiatan GPM itu, puluhan pedagang menempati lapak yang telah disediakan oleh Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Kabupaten Pangandaran. 

Ratusan warga tampak memadati lokasi Gerakan Pangan Murah untuk membeli berbagai kebutuhan dapur, mulai dari beras, minyak, telur, sayuran, daging ayam hingga komoditas pangan lainnya.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengapresiasi pelaksanaan gerakan pangan murah itu. Menurutnya, program itu menjadi satu langkah Pemda dalam menjaga kestabilan harga pangan menjelang hari besar keagamaan.

Baca juga: Tebar Benih Ikan dan Udang di Sungai, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Minta Warga Tidak Menyetrum

"Apalagi sekarang menjelang Hari Raya Idul Adha yang biasanya harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan," ujar Citra kepada sejumlah wartawan di Mangunjaya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan terjangkau oleh masyarakat.

"Dengan adanya gerakan ini, kami berharap stabilitas harga tetap terjaga sehingga tidak ada lonjakan harga yang terlalu tinggi," katanya.

Sementara itu, seorang warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Sani Hermawati (38), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.

Karena, kondisi ekonomi dan melemahnya nilai rupiah membuat masyarakat khawatir harga kebutuhan pokok terus naik menjelang hari raya.

"Alhamdulillah sangat membantu. Kami jadi bisa membeli kebutuhan dapur dengan harga lebih murah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering diadakan," ucap Sani.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved