Mudik 2026
Hari Ketiga Operasi Ketupat 2026, Kapolres Ciamis Sebut Pemudik Kereta Api Naik 10 Persen
Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, arus mudik di wilayah Kabupaten Ciamis terpantau masih aman
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Hari ketiga Operasi Ketupat 2026, arus mudik di Ciamis terpantau aman dan kondusif.
- Pemudik kereta api meningkat sekitar 10 persen berdasarkan koordinasi Polres dan PT KAI.
- Polisi siapkan personel, tim urai kemacetan, dan jalur alternatif antisipasi puncak mudik H-2 hingga H-1 Lebaran.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, situasi arus mudik di wilayah Kabupaten Ciamis terpantau masih aman dan terkendali, Senin (16/3/2026).
Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, mengatakan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan yang didirikan Polres Ciamis telah beroperasi dengan baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Ciamis.
“Alhamdulillah hari ini merupakan hari ketiga pelaksanaan kegiatan pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat 2026. Situasi di wilayah Kabupaten Ciamis sampai saat ini terpantau aman dan kondusif,” ujar Hidayatullah.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan serta koordinasi dengan PT KAI, terjadi peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api.
Baca juga: Arus Mudik di Ciamis Tembus 24 Ribu Kendaraan Per 6 Jam, Sepeda Motor Mendominasi
“Untuk peningkatan arus mudik terpantau dari jalur kereta api. Berdasarkan data dan koordinasi Polres Ciamis dengan PT KAI, jumlah warga yang mudik menggunakan kereta api meningkat sekitar 10 persen,” katanya.
Menurutnya, pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan langsung ke jalur kereta api guna memastikan kesiapan pelayanan serta keamanan bagi para pemudik.
Sementara itu, untuk arus mudik secara keseluruhan, Polres Ciamis memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran di tanggal 18-19 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polres Ciamis telah menyiapkan berbagai langkah strategis, di antaranya dengan menempatkan personel di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan serta daerah rawan kecelakaan lalu lintas.
“Kami sudah melakukan plotting personel di daerah-daerah yang rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas, sehingga apabila terjadi peningkatan arus kendaraan dapat segera diantisipasi,” jelasnya.
Selain itu, Polres Ciamis juga menyiapkan tim urai kemacetan di sejumlah titik jalur utama yang kerap mengalami kepadatan, terutama di jalur arteri Ciawi–Gentong.
Jika terjadi kepadatan kendaraan di jalur tersebut, petugas akan mengalihkan arus kendaraan melalui beberapa jalur alternatif.
“Apabila terjadi kemacetan di jalur Ciawi–Gentong, maka tim urai akan melakukan pengalihan arus melalui Panumbangan menuju Cihaurbeuti. Jalur alternatif lainnya yaitu dari Panumbangan menuju Panjalu dan Kawali untuk mengurai penumpukan kendaraan,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk kendaraan yang melintas di Jembatan Bailey, Kecamatan Cipaku, Polres Ciamis menerapkan sistem one way atau buka tutup menyesuaikan kondisi di lapangan.
| Jalur Mudik Bundaran Parakanmuncang Sumedang Gelap, Ancam Keselamatan Pemudik |
|
|---|
| 225.529 Kendaraan Masuk Jalur Gentong Tasikmalaya Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| Ada Pohon Tumbang Di Cicalengka Bandung, Ekor Kemacetan Capai Prakanmuncang Sumedang |
|
|---|
| Hujan Deras Disertai Angin Kencang Guyur Jalur Bandung-Garut, Ada Pohon Tumbang di Cicalengka |
|
|---|
| H-1 Lebaran 2026, Arus Pemudik di Sumedang dan Jalur Bandung-Garut Lengang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/PANTAU-POSPAM-Momen-saat-Kapolres-Ciamis-AKBP-Hidayatullah-1.jpg)