Senin, 13 April 2026

Ramadan 2026

79 Anak Ikuti Workshop Mewarnai di Kampung Ramadan Gada Membaca Ciamis, Belajar Seni dan Literasi

Kegiatan yang berlangsung di sekretariat Komunitas Gada Membaca tersebut menghadirkan pelukis dari Komunitas Seni Lukis Galuh, Syarif Husein

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
istimewa
IKUT WORKSHOP - Sebanyak 79 anak mengikuti workshop mewarnai yang digelar dalam kegiatan Kampung Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan Komunitas Gada Membaca di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu (7/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 79 anak ikut workshop mewarnai dalam Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca di Desa Winduraja, Kawali, Ciamis.
  • Pelukis Syarif Husein mengenalkan warna dasar serta mendorong kreativitas dan ekspresi anak lewat seni lukis.
  • Kegiatan dinilai bermanfaat mengasah kreativitas, literasi, dan menjadi aktivitas positif bagi anak selama Ramadan.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Sebanyak 79 anak mengikuti workshop mewarnai yang digelar dalam kegiatan Kampung Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Komunitas Gada Membaca di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sekretariat Komunitas Gada Membaca tersebut menghadirkan pelukis dari Komunitas Seni Lukis Galuh, Syarif Husein, sebagai pendamping workshop.

Dalam kegiatan tersebut, Kang Syarif terlebih dahulu mengenalkan berbagai jenis warna dasar kepada para peserta sebelum memulai kegiatan melukis.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan melukis bagi anak-anak bukan hanya sekadar aktivitas seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus upaya melestarikan budaya seni rupa sejak dini.

“Melukis dapat menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kreativitas anak sekaligus melestarikan budaya seni rupa sebagai bagian dari peradaban bangsa,” ujarnya.

Baca juga: 145 Anak MI Winduraja Ciamis Antusias Ikuti Polisi Sahabat Anak di Kampung Ramadan Gada Membaca

Menurutnya, anak-anak sebaiknya dibiasakan untuk belajar melukis secara rutin sesuai dengan minat mereka tanpa paksaan.

Ia juga mendorong anak-anak agar bebas berekspresi, imajinatif, serta berani bereksplorasi dalam menggunakan media gambar.

Selain itu, Kang Syarif menekankan pentingnya literasi bagi seorang pelukis. Ia menilai membaca dapat memperkaya wawasan, imajinasi, serta meningkatkan keterampilan teknis dalam berkarya.

“Pengetahuan yang luas melalui membaca akan membantu pelukis menghasilkan karya yang lebih variatif dan tidak monoton dalam merespons objek,” katanya.

Ia menambahkan, literasi dalam seni rupa, khususnya literasi visual, berfungsi meningkatkan kemampuan dalam menganalisis, memaknai, serta mengapresiasi karya seni secara lebih mendalam.

Literasi tersebut juga dinilai dapat menjembatani pemahaman budaya dengan menggabungkan literasi bahasa dan seni rupa serta meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para guru yang mendampingi peserta.

Baca juga: Cegah Lonjakan Harga, Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Belanja Bijak Selama Ramadan

Kepala MIS Winduraja, Hari Rais Alqori, yang turut mendampingi muridnya mengikuti workshop tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Gada Membaca.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved