Gerakan Pangan Murah di Ciamis
Sambil Ngabuburit, Emak-emak Serbu Gerakan Pangan Murah yang Digelar Polres Ciamis
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah bersama Bhayangkari Cabang Ciamis menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Alun-Alun Ciamis, Selasa sore
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Polres Ciamis gelar Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun Ciamis di Bulan Ramadan jelang Idul Fitri 2026; warga antusias.
- Harga di bawah pasar: ayam Rp35 ribu, Minyakita Rp30 ribu/2L, beras SPHP Rp57.500/5 kg; stok 2,5 ton beras.
- Warga nilai GPM sangat membantu tekan beban belanja dan harap rutin digelar.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah bersama Bhayangkari Cabang Ciamis menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Alun-Alun Ciamis, Selasa (3/3/2026) sore.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung maksimal selama tiga hari ini disambut antusias masyarakat dari berbagai kecamatan.
Sejak siang hari sekitar pukul 14.00 WIB warga sudah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026.
Panjangnya antrean terlihat di sejumlah stan, terutama daging, minyak goreng, telur, dan beras SPHP.
Baca juga: SPPG Kemala Bhayangkari Polres Ciamis Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadan
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Ciamis terhadap kondisi harga bahan pokok yang cenderung meningkat di pasaran.
“Alhamdulillah hari ini Polres Ciamis bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Ciamis melaksanakan gerakan pangan murah. Antusias masyarakat cukup tinggi dan betul-betul kegiatan ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar.
Berdasarkan pengecekan di lapangan, harga daging ayam di pasaran berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, sementara di GPM dijual sekitar Rp35 ribu.
Kemudian minyak goreng jenis minyakita yanh biasa dijual di pasar Rp37 ribu per du liter, di GPM dijual dengan harga Rp30 ribu.
Begitu pula beras SPHP yang disediakan dengan harga lebih terjangkau yakni Rp57.500 per lima kilogram guna menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
Untuk kegiatan ini, Polres Ciamis menyalurkan sekitar 2,5 ton beras. Jika stok dirasa kurang, pihaknya siap menambah pasokan agar seluruh masyarakat yang datang tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok.
“Dengan adanya pasar murah ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat Ciamis. Kita harap masyarakat antre dengan baik, tidak usah rebutan. Semua pasti kebagian,” tegasnya.
Menariknya, kegiatan GPM kali ini juga dimeriahkan hiburan bersama Kapolres Ciamis yang akrab disapa “Mamang Day”, sehingga suasana pasar murah terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean sejak siang, Yoyoh, warga Sukajadi, Kecamatan Sadananya, mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 14.30 WIB.
“Tadi datang jam setengah tiga. Antrenya lama, berdesak-desakan. Sempat pusing karena ramai sekali. Tapi alhamdulillah dapat daging, sosis, sama minyak. Teman saya beli beras,” tuturnya.
Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan di pasar.
Ia menyebutkan, harga minyak goreng di pasar bisa mencapai Rp37 ribu per dua liter, sementara di GPM lebih hemat. Begitu juga daging yang menurutnya lebih terjangkau.
“Ini sangat membantu, apalagi kebutuhan dapur sehari-hari di bulan Ramadan meningkat. Harapannya sih bisa ada sebulan sekali,” katanya.
Informasi terkait pasar murah tersebut, lanjut Yoyoh, diperoleh dari grup WhatsApp pengajian di Masjid Agung Ciamis.
Hal serupa disampaikan Elis, warga Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu.
Ia datang usai mengikuti pengajian dan mengantre sekitar 30 menit untuk membeli telur dan minyak goreng.
“Beli telur sama minyak. Minyak Rp30 ribu, telur Rp28-29 ribu. Lebih murah dibanding di pasar, makanya diburu,” ujarnya.
Menurut Elis, harga kebutuhan pokok di pasar saat ini cukup mahal, sehingga keberadaan Gerakan Pangan Murah sangat membantu ibu rumah tangga dalam mengatur pengeluaran.
Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala agar dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga bahan pokok cenderung naik.(*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-yang-digelar-Polres-Ciamis-332026-1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.