Kamis, 4 Juni 2026

Banjir di Pamarican Ciamis

Banjir Kembali Rendam MIN 4 Ciamis, 15 Kelas Terdampak, Guru dan Petugas Gabungan Bersihkan Lumpur

Saat libur Imlek 2026, guru dan para siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Ciamis, Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
BERSIHKAN LUMPUR BANJIR - Potret guru dan para siswa di MIN 4 Ciamis bersama petugas gabungan sedang membersihkan area sekolah dari sisa-sisa banjir yang berlokasi di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Libur Imlek 2026, guru dan siswa MIN 4 Ciamis tetap ke sekolah untuk bersih-bersih usai banjir akibat tanggul Sungai Citalahab jebol.
  • Sekitar 15 ruangan terdampak, lumpur tebal mengendap, keramik dan buku rusak, air sempat setinggi paha orang dewasa.
  • Petugas BPBD, TNI-Polri, relawan hingga Damkar membantu pembersihan; sekolah berharap tanggul segera diperbaiki permanen.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Saat libur Imlek 2026, guru dan para siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Ciamis, Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis tetap datang ke sekolah, Selasa (17/2/2026).

Bukan untuk melakukan pembelajaran atau kegiatan ekstrakulikuler, melainkan untuk melakukan bersih-bersih area sekolah setelah banjir kembali merendam lingkungan sekolah, Senin (16/2/2026) sore kemarin.

Banjir itu terjadi akibat tanggul Sungai Citalahab yang kembali jebol. 

Ini merupakan kejadian kedua dalam dua pekan terakhir, dengan pola waktu yang hampir sama, yakni menjelang waktu Magrib.

Baca juga: BREAKING NEWS! Banjir Kembali Menerjang Pamarican Ciamis, 164 Warga Mengungsi, 296 Rumah Terendam

Pantauan Tribun, Selasa (17/2/2026) pagi sekira pukul 09.30 WIB ruang-ruang kelas dipenuhi lumpur cokelat yang cukup tebal.

Meja dan kursi ditumpuk di sudut ruangan, bahkan sebagian kursi dari ruang guru dikeluarkan dari ruangan, sementara lantai keramik terlihat kusam tertutup sisa endapan banjir

Di halaman sekolah, sejumlah siswa bersama guru tampak memegang sapu dan alat pel, membersihkan sisa lumpur.

Tak hanya pihak sekolah, petugas gabungan dari BPBD, Tagana, relawan BAZNAS Tanggap Bencana, personel Polri dan TNI, hingga Damkar turut turun tangan membantu proses pembersihan. 

Mereka bahu-membahu menyemprot lantai kelas dan paving blok di halaman sekolah menggunakan selang air dari kendaraan pancar, mengangkat meja yang rusak, serta membersihkan lumpur yang menempel di dinding.

Dengan ceria, puluhan siswa berbaur bersama petugas gabungan membersihkan tempat mereka menimba ilmu.

Sesekali, petugas Damkar menyemprotkan air ke arah mereka yang menambah susana bahagia di tengah duka.

Tanggul Jebol, Sawah Siap Panen Rusak, Warga Kubangpari Bergotong Royong Bersihkan Sisa Banjir

Kepala MIN 4 Ciamis, Ai Rahma Musyaropah, mengatakan air mulai naik pada Senin sore dan terus bertambah tinggi.

“Kejadiannya kemarin sore imbas dari jebolnya Sungai Citalahab. Ini sudah yang kedua kalinya. Minggu kemarin juga hari Senin kejadiannya. Air naik menjelang Magrib,” ujarnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved