Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Damkar Ciamis Lepaskan Cincin yang Tak Mau Lepas dari Seorang Pemuda

Seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, terpaksa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
BANTUAN - Seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, terpaksa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran 
Ringkasan Berita:* Seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, terpaksa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melepaskan cincin yang tersangkut di jari manis tangan kanannya

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, terpaksa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melepaskan cincin yang tersangkut di jari manis tangan kanannya.

Korban bernama Muhammad Rafli (21), warga Dusun Puncak Asih, Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih

Ia mendatangi Mako UPTD Damkar Ciamis setelah jari tangannya mengalami pembengkakan akibat cincin stainless yang tidak bisa dilepas pada Rabu (3/6/2026).

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah korban melaporkan kondisi jarinya yang semakin membengkak.

"Korban datang ke Mako Damkar sekitar pukul 07.40 WIB. Cincin tersebut sudah lama dipakai, kemudian beberapa hari terakhir berusaha dilepas namun sulit. Karena dipaksakan, jari menjadi bengkak sehingga korban khawatir kondisinya semakin parah," ujar Budi Rahmat.

Baca juga: Dapat Apresiasi dari Kapolri, Polres Ciamis Dinilai Unggul dalam Kelengkapan Data Anggaran

Petugas piket yang terdiri dari Andi Kuswandi, Bayu Robayana, Bima Bayu Putra, Tian Andiana, dan Bimar Habiban langsung melakukan penanganan menggunakan satu unit grinder mini untuk memotong cincin tersebut.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dengan tetap mengutamakan keselamatan korban agar tidak terjadi luka pada jari yang mengalami pembengkakan.

"Petugas menggunakan grinder mini untuk memotong cincin secara hati-hati. Alhamdulillah pada pukul 08.00 WIB cincin berhasil dievakuasi dan kondisi korban dinyatakan aman," kata Budi.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera meminta bantuan apabila mengalami kejadian serupa, terutama jika cincin yang tersangkut sudah menyebabkan pembengkakan pada jari.

Menurutnya, penanganan yang terlambat berpotensi mengganggu sirkulasi darah dan memperparah kondisi jari yang terjepit cincin.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas kembali melaksanakan piket kesiapsiagaan di Mako UPTD Damkar Ciamis.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved