Selasa, 19 Mei 2026

Peringatan Harlah NU

Harlah 1 Abad NU, PCNU Ciamis Resmikan Dapur SPPG dan Bangun Kampus Baru Ponpes Miftahul Ulum

PCNU Kabupaten Ciamis memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103 H dan 100 tahun, sekaligus meresmikan bangunan dapur SPPG dan kampus Ponpes

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Machmud Mubarok
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
HARLAH NU - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis menggelar rangkaian kegiatan tasyakur bin nikmah dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Hijriyah dan 100 tahun Masehi, sekaligus juga meresmikan bangunan dapur SPPG dan pembangunan Kampus 3 Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna, Kamis (5/2/2026). 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis menggelar rangkaian kegiatan tasyakur bin nikmah dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Hijriyah dan 100 tahun Masehi, sekaligus juga meresmikan bangunan dapur SPPG dan pembangunan Kampus 3 Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Barat, pengurus PCNU Ciamis, tokoh agama, serta unsur pemerintah daerah.

Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH Arief Ismail Chowas, mengatakan rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran NU dalam pengabdian keumatan, kebangsaan, dan kemasyarakatan, khususnya di usia satu abad NU.

“Tasyakur bin nikmah ini bukan sekadar peringatan harlah, tetapi juga tabarukan atas hadirnya program-program strategis NU, termasuk peresmian Dapur MBG PBNU yang dititipkan di Kabupaten Ciamis,” ujar KH Arief Ismail Chowas.

Menurutnya, kehadiran perwakilan PBNU, serta Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhamad menjadi penegasan bahwa PCNU Ciamis mendapat amanah besar dalam mendukung program nasional MBG melalui NU.

Baca juga: 12 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Jadi Sasaran KKN Institut Nahdlatul Ulama

Baca juga: Ini Prediksi Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Pemerintah

KH Arief menjelaskan, pembangunan kawasan Kampus 3 Pondok Pesantren Miftahul Ulum dirancang berbasis sinergi antara pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kawasan ini kami bagi menjadi tiga. Pertama kawasan perekonomian, karena ekonomi adalah bagian penting dalam membangun umat. Islam tidak boleh identik dengan kemiskinan, umat harus kuat dan mandiri secara ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, NU sebagai organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab untuk melahirkan umat yang unggul dalam berbagai aspek kehidupan, baik keagamaan, sosial, maupun ekonomi.

Selain itu, Muskercab III PCNU Ciamis digelar sebagai bagian dari evaluasi dan penyisiran program kerja lima tahunan yang belum terselesaikan.

“Muskercab ini menjadi pertanggungjawaban kami secara organisasi dan pribadi sebagai pengurus NU di akhir masa khidmah lima tahun,” ucapnya.

Terkait program Makan Bergizi Gratis, KH Arief menyebut PCNU Ciamis menyesuaikan kebijakan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang dikoordinasikan dengan PBNU. 

Untuk tahap awal, dapur MBG yang hari ini diresmikan menargetkan sekitar 2.500 penerima manfaat.

“Dapur MBG ini sebagai sumbangsih NU membantu pemerintah dalam penguatan gizi dan kesehatan masyarakat. Masyarakat yang kuat harus ditopang dengan gizi yang baik,” jelasnya.

Ia menyebut, selain dapur resmi PBNU yang diamanahkan kepada PCNU, di Kabupaten Ciamis telah berjalan sedikitnya tujuh dapur MBG yang dikelola dan dikoordinasikan oleh NU, dengan sasaran pesantren dan masyarakat umum.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved