12 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Jadi Sasaran KKN Institut Nahdlatul Ulama
12 Kecamatan di Kabupaten Ciamis jadi sasaran kuliah kerja nyata KKN Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - 12 Kecamatan di Kabupaten Ciamis jadi sasaran kuliah kerja nyata KKN Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis. 12 kecamatan tersebut yakni Cijeungjing, Sadananya, Kawali, Rancah, Pamarican, Cihaurbeuti, Ciamis, Cikoneng, Jatinagara, Baregbeg, Cidolog, dan Lumbung.
Sebanyak 118 mahasiswa diterjunkan ke 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis, menandai tonggak sejarah baru bagi kampus yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut.
Kegiatan pelepasan peserta KKN dilakukan di halaman Pendopo Ciamis dan dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya pada Selasa (22/7/2025)
"Ini adalah bukti nyata kiprah INU Ciamis. Meski baru berdiri tiga tahun, tapi sudah mampu melaksanakan KKN sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di tengah masyarakat,” ujar Bupati Herdiat dalam sambutannya.
Bupati menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan KKN perdana tersebut dan menitipkan pesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik institusi dan NU, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
“Jaga marwah Nahdlatul Ulama, jaga nama baik kampus. Yang terpenting, berikan keteladanan kepada masyarakat. Tidak usah banyak bicara, cukup tunjukkan sikap dan perilaku yang baik,” pesannya.
Sementara itu, Rektor INU Ciamis, Dr. Kusoy Fadilliah, M.Si, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN perdana ini menjadi bagian penting dalam misi kampus untuk menguatkan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“KKN ini mengangkat tema ‘Pemberdayaan Potensi Desa, Pesantren, dan Penguatan Moderasi Beragama’. Ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak lulusan yang berkarakter Aswaja Annahdliyah, berjiwa enterpreneur, dan menguasai teknologi,” jelasnya.
Rektor menambahkan, saat ini INU Ciamis memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah (Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Agama Islam), Fakultas Syari’ah (Hukum Tata Negara dan Hukum Ekonomi Syariah), Fakultas Dakwah (Bimbingan Konseling Islam dan Manajemen Haji dan Umrah).
Para peserta KKN akan melaksanakan pengabdian selama 40 hari, mulai 22 Juli hingga 30 Agustus 2025.
Para mahasiswa INU Ciamis akan disebar ke 12 kecamatan, yakni Cijeungjing, Sadananya, Kawali, Rancah, Pamarican, Cihaurbeuti, Ciamis, Cikoneng, Jatinagara, Baregbeg, Cidolog, dan Lumbung.
Didampingi oleh 12 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa akan melaksanakan program kerja yang bersinergi dengan desa, pesantren, dan MWC NU setempat.
Program kerja terbagi menjadi program prioritas, tambahan, dan program berbasis kompetensi individu.
“Kami berharap KKN ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menerima mahasiswa kami di lapangan,” tutup Rektor Kusoy.(*)
| Hari Jadi ke-384 Ciamis, Ziarah Makam Leluhur Kembali Digelar untuk Mengenang Jasa Para Pendahulu |
|
|---|
| Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Kertasari Ciamis Diperbaiki |
|
|---|
| Warga Mangkubumi Tasikmalaya Pengguna Pertamax Terpaksa Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Rupiah Hari Ini Berimbas Pada Naiknya Spare Part dan Oli di Ciamis |
|
|---|
| 7 Agenda Besar di Wilayah Ciamis-Pangandaran dan Garut Bulan Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pelepasankkndongahihuhehoh.jpg)