Longsor di Sindangkasih
Hujan Lebat Picu Longsor di Sindangkasih Ciamis, Kepala BPBD Ungkap Dugaan Penyebabnya
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan, longsor terjadi akibat tanah yang menjadi labil setelah diguyur hujan cukup deras
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Longsor akibat hujan deras di Sindangkasih, Ciamis, tewaskan lansia Ikah (73) Selasa dini hari.
- Tanah labil diperparah kolam penuh air di atas rumah, material longsor timpa kamar korban.
- 1 rumah rusak berat, 2 terancam; BPBD imbau evakuasi dan larang kolam tanah di area rawan.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Dusun Gunungbangka 2, RT 29/RW 10, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, menjadi pemicu terjadinya longsor yang menewaskan seorang lansia, Ikah (73), pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat kondisi tanah yang menjadi labil setelah diguyur hujan cukup deras.
Selain itu, keberadaan kolam di atas rumah korban yang terisi penuh air turut memperparah tekanan tanah.
“Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan tanah menjadi labil. Ditambah lagi, kolam terisi penuh air sehingga memberikan beban tambahan. Kondisi itu yang kemudian memicu longsor,” ujar Ani Supiani, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Breaking News - Longsor Renggut Nyawa Lansia di Sindangkasih, Rudiana Lari Gendong Anak
Longsoran tanah tersebut menimpa satu unit rumah milik Ikah (73) dan menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saat peristiwa berlangsung, korban diketahui tengah beristirahat di dalam kamar karena baru saja pulang dari rumah sakit.
“Korban saat kejadian sedang beristirahat. Beliau juga baru dua hari pulang dari rumah sakit dan tinggal bersama anaknya,” kata Ani.
Material longsor berupa tanah, lumpur, dan runtuhan bangunan langsung menimpa kamar korban.
Posisi kamar yang berada tepat di jalur longsoran membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri.
“Posisi korban berada di kamar, dan kamar tersebut langsung tertimpa material longsor,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut, terdapat tujuh orang yang berada di dalam rumah.
Namun enam penghuni lainnya berhasil menyelamatkan diri dan dipastikan dalam kondisi selamat.
“Untuk korban lainnya aman, tidak ada luka-luka,” tambah Ani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/longsor-sindangkasih-ciamis-3-03022026.jpg)