Kamis, 11 Juni 2026

Emak-emak di Ciamis Jadi Korban Hipnotis, Rp2 Juta dan Emas Raib di Pasar Manis

Seorang emak-emak di Kabupaten Ciamis diduga menjadi korban hipnotis oleh seorang pria tak dikenal di Pasar Manis

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
DIDUGA KORBAN HIPNOTIS - Seorang emak-emak, Iis, warga Dusun Ragapulu, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis diduga menjadi korban hipnotis oleh seorang pria tak dikenal saat beraktivitas di Pasar Manis Ciamis, Sabtu (24/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Emak-emak di Ciamis diduga jadi korban hipnotis pria tak dikenal di Pasar Manis.
  • Pelaku mengaku teman anak korban, ajak berkeliling hingga korban tak sadar.
  • Korban kehilangan Rp2 juta dan emas, warga diimbau waspada modus serupa.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang emak-emak di Kabupaten Ciamis diduga menjadi korban hipnotis oleh seorang pria tak dikenal saat beraktivitas di Pasar Manis Ciamis, Sabtu (24/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp2 juta serta perhiasan emas seberat seperempat gram.

Korban diketahui bernama Iis, warga Dusun Ragapulu, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis

Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak berbelanja di Pasar Manis untuk memenuhi kebutuhan dagangan.

Dalam keterangannya, Iis mengaku awalnya didatangi seorang pria yang mengaku sebagai teman dekat anaknya. 

Pelaku memperkenalkan diri dengan nama Agus dan mengaku berasal dari wilayah Pamalayan.

“Dia ngakunya sahabat anak saya, namanya Agus. Katanya orang Pamalayan, tapi saya tidak kenal orangnya,” ujar Iis yang saat itu mengenakan kerudung warna fuschia di emperan toko.

Baca juga: 6 Kepala SPPG Ciamis Jadi PPPK, Ratusan Lainnya Masih Menunggu

Dikatakan Iis, saat itu, pelaku menggunakan helm sehingga wajahnya tidak terlihat jelas. Korban hanya mengingat ciri fisik pelaku yang bertubuh agak besar.

Pelaku kemudian mengajak korban berbincang dan menyampaikan alasan seolah-olah hendak membantu. 

Ia meminta korban menyimpan uang belanja terlebih dahulu dan mengajak korban ikut menggunakan sepeda motor dengan dalih akan mengambil kunci dan kembali ke pasar.

“Katanya uang belanja disimpan dulu, terus saya diajak naik motor. Saya ikut saja,” tuturnya.

Korban kemudian diajak berkeliling di sekitar kawasan Pasar Manis Ciamis hingga keluar area pasar. 

Dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar, korban mengikuti arahan pelaku tanpa curiga.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved