Ular Kobra Jawa Bersembunyi di Bawah Toren Warga Pamarican Ciamis
Petugas Damkar Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari melakukan evakuasi seekor ular berbisa jenis kobra jaw
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:Petugas Damkar Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari melakukan evakuasi seekor ular berbisa jenis kobra jawa yang masuk ke lingkungan permukiman warga di Dusun TamansariBudi Rahmat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan, karena kemunculan ular ke permukiman warga cenderung meningkat akibat habitat alaminya terganggu
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Petugas Damkar Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari melakukan evakuasi seekor ular berbisa jenis kobra jawa yang masuk ke lingkungan permukiman warga di Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Senin (19/1/2026) siang.
Ular tersebut ditemukan berada di bawah toren air di bagian belakang rumah milik Ati Nurhayati (44), seorang ibu rumah tangga.
Kejadian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WIB saat pemilik rumah hendak menuju dapur.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya evakuasi ular berbisa tersebut.
Ia mengatakan laporan masuk ke Pos WMK Banjarsari dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Lakbok Ciamis, Atap Rumah Warga Rusak
“Begitu menerima laporan dari warga, petugas segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi ular. Jenis ular yang dievakuasi adalah kobra jawa dengan panjang sekitar satu meter,” ujar Budi Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, ular dengan nama latin Naza Sputatrix itu berada di bawah toren air di belakang rumah, sehingga cukup berisiko membahayakan penghuni apabila tidak segera ditangani.
“Lokasi ular berada di area rumah yang sering dilalui pemilik. Karena kobra termasuk ular berbisa, evakuasi harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati,” jelasnya.
Petugas Pos WMK Banjarsari mulai melakukan penanganan sekitar pukul 13.35 WIB.
Proses evakuasi dilakukan oleh Bintang Nur Alam dan Bayu Gilang Permana.
“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Budi Rahmat.
Setelah melalui proses penanganan yang berlangsung kurang lebih setengah jam, ular kobra jawa tersebut berhasil dievakuasi dengan aman pada pukul 14.02 WIB.
Selanjutnya, petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan dengan menggunakan satu unit kendaraan operasional.
Budi Rahmat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan, karena kemunculan ular ke permukiman warga cenderung meningkat akibat habitat alaminya terganggu.
“Kami mengimbau warga agar segera melapor ke petugas apabila menemukan hewan liar atau berbahaya, dan tidak mencoba menanganinya sendiri demi keselamatan,” pungkasnya.(*)
| Alat Berat Mulai Evakuasi Material Longsor Cadas Pangeran Sumedang Malam Ini |
|
|---|
| Tiga Desa di Ciamis Dicanangkan Jadi Desa Cantik 2026 |
|
|---|
| Puluhan Motor Berhasil Dievakuasi dari Jebakan Longsor di Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
| Dua Rumah Tertimbun Longsor di Ciranggon Sumedang Selatan, 3 Selamat 1 Orang Masih Hilang |
|
|---|
| Bantuan Pangan Digelontorkan, 796 Warga Kelurahan Ciamis Langsung Semringah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/ularkobrajawaditoren.jpg)