Senin, 11 Mei 2026

Kebakaran di Ciamis

Pabrik Makaroni di Sadananya Ciamis Ludes Dilalap Api, Damkar Ungkap Dugaan Penyebabnya

Suasana dini hari di Dusun Cikatomas, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mendadak mencekam pada Selasa (6/1/2026).

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
istimewa
KEBAKARAN PABRIK MAKARONI - Suasana saat petugas Damkar Ciamis melakukan pemadaman api yang melalap sebuah bangunan pabrik makaroni di Dusun Cikatomas, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mendadak mencekam pada Selasa (6/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran dini hari melanda pabrik makaroni di Cikatomas, Ciamis.
  • Api cepat membesar; padam hingga 07.00 WIB, rugi sekitar Rp200 juta.
  • Tak ada korban; dugaan sebab tungku penggorengan

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Suasana dini hari di Dusun Cikatomas, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mendadak mencekam pada Selasa (6/1/2026). 

Api berkobar hebat melalap sebuah rumah yang dijadikan pabrik makaroni milik Herman Taufik (35) seorang wiraswasta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat sebagian besar warga tengah terlelap nyenyak.

Warga sekitar mulai curiga setelah terdengar suara letupan-letupan keras dari arah bangunan pabrik. 

Tak lama berselang, siluet cahaya merah api terlihat menyala dari dalam bangunan, disertai asap tebal yang membumbung ke udara.

“Awalnya warga mendengar suara seperti ledakan kecil. Setelah dicek keluar rumah, api sudah terlihat membesar dan membakar bangunan,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: King Kobra 3 Meter Kejutkan Penghuni Rumah di Banjarsari Ciamis

Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat peralatan produksi dan bahan pendukung usaha, sehingga mudah terbakar. 

Kobaran api membuat warga panik dan berupaya menjauhkan barang-barang di sekitar lokasi agar tidak ikut terdampak.

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera menghubungi Kepala Dusun Cikatomas, yang kemudian langsung melaporkan peristiwa itu ke UPTD Damkar Ciamis pada pukul 03.15 WIB.

Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi. 

Petugas tiba sekitar pukul 03.27 WIB dan langsung melakukan pemadaman di tengah kondisi bangunan yang sudah dilalap api.

“Api cukup besar saat petugas tiba di lokasi. Pemadaman dilakukan secara bertahap disertai pendinginan untuk mencegah api kembali menyala,” jelas Budi.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 07.00 WIB. Petugas juga melakukan penyisiran dan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Bangunan permanen dengan luas sekitar 10 x 15 meter tersebut mengalami kerusakan berat. 

Kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh tungku penggorengan yang digunakan dalam aktivitas produksi makaroni.

Baca juga: Sidak Pasar Manis Ciamis, Stok Beras Aman Tapi Beberapa Pedagang Kekurangan Minyak Bersubsidi

Dalam penanganan kejadian ini, petugas Damkar dibantu oleh aparat desa setempat, Babinsa, Baznas, serta pihak PLN untuk pengamanan dan pendataan.

Saat proses pemadaman api, nampak dua petugas Damkar berjibaku dengan selang air berusaha memadamkan api.

Di tengah kegelapan, mereka memanfaatkan cahaya semter seadanya untuk melakukan pemadaman api yang yang menghanguskan bangunan pabrik makaroni tersebut.

Pihak Damkar Ciamis mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya terhadap penggunaan alat produksi yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera menghubungi nomor darurat 112 apabila terjadi kondisi darurat.

Pasca kejadian, bangunan yang sebelumnya dijadikan sebagai tempat mencari rezeki itu kini hanya tersisa puing-puing bangunan yang sebagian besarnya diwarnai hitam pekat kegosongan.(*)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved