Kamis, 11 Juni 2026

Peringati Hari Amal Bakti Ke-80, Bupati Ciamis Ajak Kemenag Perkuat Kerukunan di Era Digital

Pemkab Ciamis dan Kemenag memperingati Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2026 dengan gelar upacara di MAN 2 Ciamis

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
HARI AMAL BAKTI - Pemkab Ciamis bersama Kemenag memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag RI tahun 2026 dengan menggelar upacara dan pemberian Penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada ASN Kemenag yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Ciamis dan Kemenag peringati HAB ke-80 Kemenag RI lewat upacara di MAN 2 Ciamis.
  • Bupati tekankan kerukunan dan sinergi umat sebagai energi kemajuan bangsa.
  • Kemenag didorong adaptif di era digital dan perkuat moderasi beragama.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Agama memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2026 dengan menggelar upacara di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026).

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti jajaran ASN Kemenag Kabupaten Ciamis, mulai dari Kepala KUA kecamatan, kepala madrasah negeri dan swasta, kepala RA, hingga tenaga pendidik dari wilayah Kecamatan Baregbeg, Ciamis, dan Sadananya.

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” 

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi bangsa yang dihadapkan pada tantangan sosial dan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat.

Baca juga: PSGC Ciamis dan Persib Bandung Kompak di Puncak, Laga Awal 2026 Pun Harinya Sama

Dalam upacara tersebut, Bupati Herdiat membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. 

Ia menegaskan bahwa kerukunan umat beragama harus dimaknai lebih luas sebagai energi kebangsaan yang mampu mendorong kemajuan.

“Kerukunan bukan sekadar tidak adanya konflik, tetapi sinergi yang produktif. Perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk membangun bangsa,” ujar Herdiat.

Bupati juga menyinggung peran historis Kementerian Agama yang sejak awal berdiri menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni bangsa Indonesia yang majemuk.

“Republik ini dibangun bukan oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh elemen bangsa. Kementerian Agama hadir untuk memastikan nilai-nilai agama berjalan seiring dengan semangat kebangsaan,” katanya.

Herdiat menambahkan, di usia 80 tahun, Kementerian Agama dihadapkan pada tantangan baru, khususnya di era digital. 

ASN Kemenag dituntut adaptif terhadap teknologi serta mampu menghadirkan pesan-pesan keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan di ruang publik digital.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim, menegaskan bahwa peringatan HAB ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh jajaran Kemenag dalam melayani umat.

“Tema HAB tahun ini mengingatkan kami bahwa tugas Kementerian Agama bukan hanya urusan administratif keagamaan, tetapi juga menjaga dan merawat kerukunan sebagai fondasi persatuan bangsa,” ujar Asep Lukman Hakim.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved