Longsor di Pamarican Ciamis
Diguyur Hujan Deras, Longsor Jebol Dinding Rumah Warga di Pamarican Ciamis
Hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat tanah longsor di sekitar rumah warga dan menghantam bangunan rumah milik Rasiwa (60).
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Hujan deras memicu longsor yang menjebol dinding rumah warga di Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis.
- Tidak ada korban jiwa, namun rumah rusak dengan kerugian sekitar Rp10 juta.
- Tagana dan warga bergotong royong membersihkan longsoran dan lakukan penanganan darurat.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Jumat (2/1/2026) sore, menyebabkan material tanah longsor dan menimpa rumah warga di Desa Sidamulih hingga membuat dinding rumah jebol.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.26 WIB di Dusun Karanganyar, RT 14/004, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican.
Hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat tanah longsor di sekitar rumah warga dan menghantam bangunan rumah milik Rasiwa (60).
Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dan dihuni oleh dua jiwa, yakni Rasiwa dan istrinya.
Akibat kejadian tersebut, dinding samping rumah jebol sepanjang kurang lebih 4 meter dengan tinggi sekitar 3,5 meter.
Baca juga: Tragedi Longsor di Cisempur Sumedang: Ayah dan Anak Selamat, Empat Pekerja Lain Tak Tertolong
Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
“Untuk sementara penghuni rumah tidak mengungsi dan masih menempati lantai dua rumah," ujar Baehaki saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga material tanah tidak mampu menahan beban air.
Kondisi tersebut diperparah dengan posisi rumah yang berada berdekatan dengan timbunan tanah.
Pasca kejadian, Tagana Kabupaten Ciamis bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta koordinasi penanganan.
Selain itu, warga setempat juga bergotong royong membersihkan material longsoran dan puing-puing bangunan yang menimpa rumah.
“Pembersihan material longsoran dan evakuasi puing bangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.
Akibat longsor tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan logistik darurat masih diperlukan, di antaranya sembako, terpal, family kit, serta perlengkapan kedaruratan lainnya.
Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat, antara lain Pemerintah Kecamatan Pamarican, Pemerintah Desa Sidamulih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana Kabupaten Ciamis, relawan kebencanaan, serta masyarakat setempat.
Tagana Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam durasi yang cukup lama.(*)
Baca juga: Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Tebing Ambrol di Cisempur Sumedang yang Renggut 4 Nyawa
| Kalender Bulan Juni 2026: Tanggal 17 Tahun Baru Islam 1 Muharam |
|
|---|
| Rupiah Melemah Tekan Operasional Bus, Organda Ciamis Sebut Kenaikan Tarif Bisa Terjadi |
|
|---|
| Info Gempa Terkini di Jawa Barat Selasa Sore, BMKG Sebut Sukabumi Diguncang M 3,1 Kedalaman 14 Km |
|
|---|
| 2 Kecelakaan Terjadi dalam Sehari di Kota Tasikmalaya, Ada Korban Meninggal |
|
|---|
| Satlantas Polres Tasikmalaya Ungkap Alasan Penundaan Operasi Patuh Lodaya 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/longsor-pamarican-ciamis-02012026-1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.