Rabu, 10 Juni 2026

Longsor di Pamarican Ciamis

Diguyur Hujan Deras, Longsor Jebol Dinding Rumah Warga di Pamarican Ciamis

Hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat tanah longsor di sekitar rumah warga dan menghantam bangunan rumah milik Rasiwa (60).

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. BPBD Ciamis
LONGSOR DI PAMARICAN - Kondisi rumah Rasiwa (60) yang dindingnya jebol akibat longsoran yang dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Jumat (2/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras memicu longsor yang menjebol dinding rumah warga di Desa Sidamulih, Pamarican, Ciamis.
  • Tidak ada korban jiwa, namun rumah rusak dengan kerugian sekitar Rp10 juta.
  • Tagana dan warga bergotong royong membersihkan longsoran dan lakukan penanganan darurat.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Jumat (2/1/2026) sore, menyebabkan material tanah longsor dan menimpa rumah warga di Desa Sidamulih hingga membuat dinding rumah jebol.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.26 WIB di Dusun Karanganyar, RT 14/004, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican.

Hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat tanah longsor di sekitar rumah warga dan menghantam bangunan rumah milik Rasiwa (60).

Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dan dihuni oleh dua jiwa, yakni Rasiwa dan istrinya.

Akibat kejadian tersebut, dinding samping rumah jebol sepanjang kurang lebih 4 meter dengan tinggi sekitar 3,5 meter. 

Baca juga: Tragedi Longsor di Cisempur Sumedang: Ayah dan Anak Selamat, Empat Pekerja Lain Tak Tertolong

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. 

“Untuk sementara penghuni rumah tidak mengungsi dan masih menempati lantai dua rumah," ujar Baehaki saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga material tanah tidak mampu menahan beban air. 

Kondisi tersebut diperparah dengan posisi rumah yang berada berdekatan dengan timbunan tanah.

Pasca kejadian, Tagana Kabupaten Ciamis bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta koordinasi penanganan. 

Selain itu, warga setempat juga bergotong royong membersihkan material longsoran dan puing-puing bangunan yang menimpa rumah.

“Pembersihan material longsoran dan evakuasi puing bangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.

Akibat longsor tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved