Jumat, 10 April 2026

Tembok Kirmir Rumah Warga di Cikoneng Ciamis Ambrol Akibat Hujan Deras

Kirmir atau tembok penahan tanah (TPT) rumah warga di Dusun Subang, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, ambrol. 

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Tagana Ciamis
TPT AMBROL - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Kamis (25/12/2025) sore menyebabkan kirmir atau tembok penahan tanah (TPT) rumah warga di Dusun Subang, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, ambruk. Warga dan relawan sedang bergotong royong menyingkirkan material yang ambrol, Jumat (26/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Kamis (25/12/2025) sore menyebabkan kirmir atau tembok penahan tanah (TPT) rumah warga di Dusun Subang, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, ambrol

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan mengancam keselamatan bangunan rumah pemiliknya.

Kirmir yang menjadi penahan jalan masuk yang menanjak ke rumah warga yang ambrol tersebut diketahui merupakan milik keluarga Bapak Rohaman (61), warga Dusun Subang RT 014/004, Desa Darmacaang.

Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan empat jiwa.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Iman Setiaman, mengatakan bahwa kejadian dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi cukup lama sehingga struktur tanah dan bangunan tidak mampu menahan beban air.

“Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan tembok penanahan tanah rumah ambrol dan berpotensi membahayakan bangunan utama,” ujar Iman saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).

Baca juga: Ketika Alam Bicara Lewat Bencana, Budayawan Ciamis Ajak Kembali ke Kearifan Leluhur

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.

Pasca kejadian, Tagana bersama unsur terkait langsung melakukan assessment di lokasi serta membantu proses evakuasi sementara dengan dukungan warga setempat. 

Sejumlah kebutuhan mendesak saat ini diperlukan, di antaranya terpal dan material bangunan untuk penanganan awal dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa Darmacaang, Pemerintah Kecamatan Cikoneng, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, hingga masyarakat sekitar.

Pagi tadi beberapa relawan dan warga sekitar bergotong royong mulai menyingkirkan material yang ambrol.

Pihak Tagana mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Ciamis dalam beberapa waktu ke depan.(*)

Baca juga: Loncat dari Bangkai Kapal Viking di Pantai Pasir Putih Pangandaran, Wisatawan Asal Tasik Tewas

Baca juga: BREAKING NEWS! Wisatawan Asal Bandung Tenggelam di Pantai Barat Pangandaran

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved