Bulog Ciamis Pastikan Stok Beras Priangan Timur Aman hingga Februari 2026
Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Dadan Irawan, menyampaikan tahun 2025 pihaknya menargetkan pembelian gabah sebanyak 58.148 ton.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Upaya Perum Bulog Sub Divre Priangan Timur yang menyerap hasil panen petani lokal terbukti menjadi penopang utama ketahanan pangan di wilayah Garut hingga Pangandaran.
Hasil serapan tersebut membuat cadangan beras di gudang Bulog dipastikan aman hingga Februari 2026 mendatang.
Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Dadan Irawan, menyampaikan tahun 2025 pihaknya menargetkan pembelian gabah sebanyak 58.148 ton.
Hingga saat ini, target tersebut sudah tercapai 100 persen.
“Kami membeli langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Alhamdulillah, hasil serapan inilah yang menjadi kunci stok kita tetap aman,” kata Dadan, Sabtu (20/9/2025).
Saat ini, total cadangan beras Bulog Priangan Timur mencapai 34.528,6 ton, termasuk 160 ton beras impor 2024 yang siap edar.
Baca juga: Kelompok Tani Mekar III di Desa Cijulang Ciamis Dapat Bantuan Alat Pertanian dari Unigal
Stok tersebut tidak hanya untuk kebutuhan pasar, tetapi juga mendukung penyaluran bantuan pangan pemerintah bagi keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan ke depan.
Dengan dukungan empat gudang induk di Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar, distribusi beras bisa berjalan lancar ke seluruh wilayah Priangan Timur.
Dadan memastikan kualitas beras yang disalurkan adalah jenis medium yang layak konsumsi.
“Bulog akan terus bersinergi dengan petani dan pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras. Komitmen membeli gabah petani dengan harga yang layak adalah cara kami memastikan ketahanan pangan tetap terjaga,” tegasnya.(*)
Baca juga: Gebyar Maulid Nabi di Ciamis, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Dai dan Hadroh Perebutkan Piala Kapolres
| Potong Tumpeng hingga Bagikan Penghargaan, Lapas Kelas IIB Ciamis Rayakan HBP Ke-62 |
|
|---|
| Miliki Industri Hijau Global, Kemenko PM Ingin Kerajinan Bambu di Garut Cepat Bertransformasi |
|
|---|
| 13 Ribu Anak di Ciamis Tidak Sekolah, Kadisdik Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Angka Tertinggi Anak Tidak Sekolah Ada di Jabar, KCD Wilayah XIII Masih Lakukan Pendataan |
|
|---|
| 3 Tersangka Diringkus, Polres Ciamis Ungkap Komplotan Pencuri Kabel Seluler di Baregbeg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/stok-beras-di-bulog-1.jpg)