Naskah Khutbah Jumat

Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Kemerdekaan dan Nasionalisme dalam Bingkai Agama

Berikut Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Kemerdekaan dan Nasionalisme dalam Bingkai Agama

Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah saat mendengar khutbah Jumat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Jumat (21/2/2025). Berikut Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Kemerdekaan dan Nasionalisme dalam Bingkai Agama 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tentunya Kemerdekaan adalah sebuah anugerah dari Allah SWT yang patut kita syukuri.

Yang mana, dalam Hari Kemerdekaan ini mari kita menguatkan kembali ikatan kebangsaan, mengokohkan persatuan, dan menumbuhkan rasa cinta pada tanah air.

Berbicara perihal Jumat esok hari, tepatnya di hari Jumat tanggal 15 Agustus 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari NU Online untuk tanggal 15 Agustus 2025 bertemakan "Kemerdekaan dan Nasionalisme dalam Bingkai Agama".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 Agustus 2025 Bahasa Sunda: Kemerdekaan dan Kebebasan Ajaran Rasulullah

Khutbah 1

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. القَائِلِ فِي كِتَابِهِ الكَرِيْمِ: وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ المُصَلُّونَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Bersatu & Toleransi dalam Keragaman Jadi Komponen Kemerdekaan

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,

Mengawali khutbah Jumat ini, khatib mengajak kepada jamaah untuk menguatkan rasa syukur dan takwa kepada Allah swt yang telah menganugerahkan negeri yang indah dan terbebas dari penjajahan. Negara yang merdeka akan sangat mempengaruhi kualitas kita dalam menjalankan perintah-perintah yang ada dalam agama. Hubungan agama dan negara sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Keduanya berperan penting dalam menumbuhkan nasionalisme di tengah masyarakat dalam pemenuhan hak dan kewajiban mereka. Agama dan negara menuntut seluruh elemen masyarakat untuk hidup dengan persatuan, perdamaian, dan perlindungan.

Nasionalisme bukan sekedar istilah yang diucapkan berkali-kali dalam momentum hari raya kemerdekaan. Nasionalisme bisa dimaknai dari berbagai sudut pandang sebagai berikut:

Pertama, nasionalisme yang sejati adalah sikap memperjuangkan tanah air dengan segala kemampuan yang dimiliki. Nasionalisme akan melahirkan pengorbanan untuk mempertahankan tanah air dari segala ancaman seperti yang dilakukan oleh para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Dalam hal ini, Nabi Muhammad saw bersabda seperti yang dikutip imam al-Tirmidzi dalam kitab Sunan al-Tirmidzi sebagai berikut:

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

Artinya: “Barang siapa yang mati mempertahankan hartanya, maka ia syahid. Barang siapa yang mati membela agamanya, maka ia syahid. Barang siapa yang mati melindungi darahnya, maka ia syahid. Barang siapa yang mati melindungi keluarganya, maka ia syahid.”

Baca juga: Teks Bahasa Sunda Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Kemerdekaan dan Kebebasan Adalah Ajaran Rasulullah

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved