Selasa, 19 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Muhasabah Diri di Awal Tahun

Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Muhasabah Diri Mengenang Kekurangan di Penghujung Tahun

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Dok Tribun Kaltim
KHUTBAH JUMAT JANUARI - Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Muhasabah Diri Mengenang Kekurangan di Penghujung Tahun. Ilustrasi Salat Berjamaah di Masjid 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tribuners, melihat kembali perjalanan diri, dan memperbaiki apa yang masih kurang di sepanjang satu tahun kebelakang rasanya sangat wajib dilakukan umat muslim.

Dimana seain menambah amal, umat Islam juga dibebanaka untuk terus meluruskan niat, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dalam momen pergantian tahun dalam kalender masehi ini, Khutbah yang akan dibahas adalah berjudul "Muhasabah Diri Mengenang Kekurangan di Penghujung Tahun".

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَوْضَحَ لَنَا شَرَائِعَ دِيْنِهِ وَمَنَّ عَلَيْنَا بِتَنْزِيلِ كِتَابِهِ وَأَمَدَّنَا بِسُنَّةِ رَسُولِهِ، فَلِلّٰهِ الْحَمْدُ عَلَى مَا أَنْعَمَ بِهِ مِنْ هِدَايَتِهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى خَيْرِ الْإِنْسَانِ مُبَيِّنًا عَلَى رِسَالَةِ الرَّحْمَنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ الْمَحْبُوْبِيْنَ جَمِيْعًا, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مُوْقِنٍ بِتَوْحِيْدِهِ، مُسْتَجِيْرٍ بِحَسَنِ تَأْيِيْدِهِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى، وَأَمِيْنُهُ الْمُجْتَبَي وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ إِلَى كَافَةِ الْوَرَى أَمَّا بَعْدُ: فَيَاأَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ، اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى مَا هَدَاكُمْ لِلإِسْلاَمِ، وَأَوْلاَكُمْ مِنَ الْفَضْلِ وَالإِنْعَامِ، وَجَعَلَكُمْ مِنْ أُمَّةِ ذَوِى اْلأَرْحَامِ. قَالَ تَعَالَى: بِسْمِ اللّٰهِ الرّٰحْمَنِ الرّٰحِيْمِ، وَالْعَصْرِ إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِِلَّا الَّذِینَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Sadari Peringatan Allah Setiap Pergantian Tahun

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah 

Marilah kita senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala dengan menunaikan segala kewajiban dan meninggalkan segala yang dilarang. Dengan harapan kita senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah, kita termasuk hamba Allah yang beriman, sampai akhir hayat Allah tetapkan iman dan Islam kepada kita semua.     

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah 

Waktu berjalan dalam rentang yang panjang, senantiasa terus berjalan tiada pernah berhenti, membawa kita menuju batas waktu yang kita juga tak tahu. Waktu dihitung hanya demi detik, berganti menit, berganti jam, sampai berganti hari, hari berganti bulan, bulan berganti tahun.  

Tiba saatnya kini kita di pengujung tahun. Tahun ini, 2025, akan segera meninggalkan kita, berganti tahun baru, 2026. Seyogyanya pada momentum akhir tahun ini kita menengok ke belakang muhasabah introspeksi diri. Islam mengajarkan kepada kita bahwa introspeksi diri perlu kita lakukan, mengevaluasi agar kita mengetahui, apakah diri kita sebenarnya termasuk manusia yang rugi atau beruntung. Sibukkan diri dengan selalu ingat dan kaji diri, daripada sibuk mempelajari orang lain dan aibnya.  

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Syukur atas Nikmat Selama Setahun

Rasulullah saw mengajarkan kepada kita bahwa muhasabah atau introspeksi diri merupakan alat ukur atau cermin bagi kita untuk mengadakan perbaikan dan perubahan di waktu mendatang. Sebagaimana diingatkan Allah dalam firman-nya :    

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ۝١٨   

yâ ayyuhalladzîna âmanuttaqullâha waltandhur nafsum mâ qaddamat lighad, wattaqullâh, innallâha khabîrum bimâ ta‘malûn   
Artinya: ’’Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.’’ (QS Al-Hasyr : 18)   

Memperhatikan apa yang diperbuat untuk hari esok merupakan persiapan diri, mengintrospeksi diri untuk melangkah ke depan dengan bercermin pada masa lalu. Muhasabah merupakan solusi terbaik yang ditawarkan oleh Al-Qur’an buat keselamatan dan kebahagian hidup di dunia dan akhirat.  Sayyidina Umar bin Khattab ra berkata:   

حاسبوا أنفسكم قبل أن تُحاسَبوا وزنوا أنفسكم قبل ان توزنوا    

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved