Minggu, 26 April 2026

Detik-detik Penangkapan Polisi yang Diduga Membunuh Putri Apriyani di Indramayu

Detik-detik penangkapan polisi yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Putri Apriyani di Indramayu, di Nusa Tenggara Barat (NTB)

Editor: Dedy Herdiana
tangkap layar video viral
TANGKAP POLISI - Polisi yang diduga pelaku pembunuhan seorang wanita di Indramayu akhirnya ditangkap di NTB. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Detik-detik penangkapan polisi yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Putri Apriyani di Indramayu, di Nusa Tenggara Barat (NTB), videonya beredar di media sosial, Sabtu (23/8/2025).

Polisi yang diduga terlilit kasus pembunuhan tersebut akhirnya diringkus tim gabungan di NTB.

Aksi penangkapan terhadap polisi berinisial AMS itu, direkam video ponsel dan tersebar di media sosial Instagram dan TikTok.

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah polisi berpakaian preman mengejar sorang pria yang diduga AMS. 

Aksi kejar-kejaran hanya berselang beberapa saat, dan AMS pun berhasil ditangkap oleh beberapa polisi bersenjata.

Baca juga: TKW Indramayu Kerja 9 Tahun di Singapura, Digaji Cuma Rp 12 Juta, Pulang-pulang Malah Depresi

Plh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Irfan Nurmansyah pun membenarkan informasi tersebut.

“Yang sudah diamankan (terduga pembunuhan Putri), di NTTB,” ujar Irfan, Sabtu (23/8/2025).

Irfan mengatakan, saat ini tim kepolisian tengah dalam perjalanan membawa pelaku ke Polres Indramayu

Nantinya, AMS akan dibawa ke Bidang Propam Polda Jabar, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Masih dalam perjalanan ke Polres Indramayu,” katanya.

Putri Apriyani (21) sebelumnya ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kos, di wilayah Singajaya, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan, Polres Indramayu Polda Jabar saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Fakta yang didapat, korban ditemukan tewas dengan kondisi kamar kosnya hampir terbakar.

“Pertama, kami melakukan olah TKP dan mengerahkan Tim Inafis. Untuk mengetahui penyebab kebakaran, kami juga mendatangkan tim Laboratorium Forensik. Sementara, terhadap korban telah dilakukan otopsi,” ujar Fajar. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved