Belasan Domba di Langkaplancar Pangandaran Mati Diserang Anjing Liar, Pemdes Minta Bantuan Perbakin
Kepala Desa Langkaplancar, Syarif Hairul Anwar, mengatakan, permintaan bantuan terhadap Perbakin itu disampaikan setelah digelarnya musyawarah
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Belasan ekor domba milik warga di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dilaporkan mati akibat serangan anjing liar dalam dua minggu terakhir.
Serangan anjing liar ini terjadi di wilayah Desa Langkaplancar dan Desa Mekarwangi hingga meresahkan para peternak setempat.
Atas kejadian tersebut, Pemerintah Desa bersangkutan meminta bantuan kepada Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Pangandaran.
Kepala Desa Langkaplancar, Syarif Hairul Anwar, mengatakan, permintaan bantuan terhadap Perbakin itu disampaikan setelah digelarnya musyawarah yang melibatkan Pemdes Mekarwangi dan Bojongkondang.
Baca juga: Teror Anjing Liar di Pangandaran Serang Ternak Domba, Warga Resah
Termasuk para peternak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala desa, perangkat desa, serta dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
"Jadi, para peternak mengeluhkan matinya sebanyak 15 ekor domba yang menjadi korban serangan anjing liar," ujar Syarif melalui WhatsApp, Jumat (1/8/2025) pagi.
Dari 15 ekor domba itu, enam ekor domba milik warga Desa Mekarwangi dan sembilan ekor dari warga Desa Langkaplancar.
Menanggapi kondisi itu, pihaknya secara resmi meminta bantuan dan rekomendasi kepada Perbakin Resort Kabupaten Pangandaran.
"Ya, harapannya agar bisa melakukan pemburuan terhadap anjing liar yang sudah meresahkan para peternak domba," katanya.
Dengan langkah ini, Syarif berharap dapat segera menanggulangi ancaman terhadap hewan ternak dan memberikan rasa aman bagi para peternak di wilayah dua Desa itu.
| Investor Properti Mewah Masuk Pangandaran, Bupati Citra: Perkuat Pariwisata dan Dongkrak Ekonomi |
|
|---|
| Pejabat di Pangandaran Berharap Laga Persib vs Persija Berjalan Aman dan Kondusif |
|
|---|
| Pengendara Motor Tak Pakai Helm di Pangandaran akan Kena Tilang ETLE |
|
|---|
| Inspektorat Pangandaran Dalami Kejanggalan Proyek Relokasi Penghuni Eks Pasar Wisata Rp 2 M |
|
|---|
| Dishub Pangandaran Turunkan 15 Petugas Jaga Lalu Lintas Sekolah, Fokus Jalur Nasional Rawan Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/NGABUBURIT-PEHOBI-BEDILERS-pangandaran-1732025-1.jpg)