Minggu, 10 Mei 2026

Belasan Domba di Langkaplancar Pangandaran Mati Diserang Anjing Liar, Pemdes Minta Bantuan Perbakin

Kepala Desa Langkaplancar, Syarif Hairul Anwar, mengatakan, permintaan bantuan terhadap Perbakin itu disampaikan setelah digelarnya musyawarah

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
tribunpriangan.com/padna
ILUSTRASI BERBURU - Pehobi bedilers latihan menembak di Lapangan Sandaan, Cijulang, Pangandaran. Senin (17/3/2025). Pemdes Langkaplancar dan Mekarwangi minta bantuan Perbakin untuk memburu anjing liar yang telah membuat mati domba warga. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Belasan ekor domba milik warga di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dilaporkan mati akibat serangan anjing liar dalam dua minggu terakhir. 

Serangan anjing liar ini terjadi di wilayah Desa Langkaplancar dan Desa Mekarwangi hingga meresahkan para peternak setempat.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Desa bersangkutan meminta bantuan kepada Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Pangandaran.

Kepala Desa Langkaplancar, Syarif Hairul Anwar, mengatakan, permintaan bantuan terhadap Perbakin itu disampaikan setelah digelarnya musyawarah yang melibatkan Pemdes Mekarwangi dan Bojongkondang.

Baca juga: Teror Anjing Liar di Pangandaran Serang Ternak Domba, Warga Resah

Termasuk para peternak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala desa, perangkat desa, serta dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Jadi, para peternak mengeluhkan matinya sebanyak 15 ekor domba yang menjadi korban serangan anjing liar," ujar Syarif melalui WhatsApp, Jumat (1/8/2025) pagi.

Dari 15 ekor domba itu, enam ekor domba milik warga Desa Mekarwangi dan sembilan ekor dari warga Desa Langkaplancar.

Menanggapi kondisi itu, pihaknya secara resmi meminta bantuan dan rekomendasi kepada Perbakin Resort Kabupaten Pangandaran.

"Ya, harapannya agar bisa melakukan pemburuan terhadap anjing liar yang sudah meresahkan para peternak domba," katanya.

Dengan langkah ini, Syarif berharap dapat segera menanggulangi ancaman terhadap hewan ternak dan memberikan rasa aman bagi para peternak di wilayah dua Desa itu.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved