Nelayan Pencari Lobster Hilang
Keluarga Nelayan yang Hilang Angkat Kedua Tangan Panjatkan Doa di Bibir Pantai Pangandaran
Hari Ketiga Pencarian Dua Nelayan di Perairan Pangandaran Masih Nihil, Keluarga Panjatkan Doa
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sudah tiga hari hilang, dua nelayan yang terdiri dari ayah dan anak belum berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Tim SAR gabungan telah berupaya melakukan pencarian dengan penyisiran di darat area Cagar Alam dan laut dekat lokasi TKP. Namun hingga sore ini, belum terlihat tanda - tanda dua nelayan ditemukan.
Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, mengatakan, bahwa pencarian dua nelayan di hari ketiga ini masih nihil.
"Kita bersama potensi SAR lain sudah berupaya menyisir lokasi TKP sampai beberapa kilometer dari lokasi. Tapi, masih nihil," ujar Sakio kepada Tribun di PPI Cikidang Pangandaran, Senin (30/6/2025) sore.
Karena waktu sudah sore, pencarian dua nelayan yang mengalami laka laut akan dilanjutkan pada Selasa (1/7) lusa.
"Selain tim SAR gabungan, kita juga dibantu oleh nelayan dan keluarga korban. Ya, semoga besok membuahkan hasil," ucapnya.
Pihak keluarga pun meminta doa kepada masyarakat agar suami dan anaknya bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat.
"Tadi siang juga , istrinya sempat menunggu di bibir pantai dan berharap suami serta anaknya bisa ditemukan," kata Sakio.
Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu nelayan dihantam ombak besar di perairan Blok Batu Kipas, kawasan cagar alam yang berada di perbatasan Pantai Timur dan Pantai Barat Pangandaran pada Sabtu (28/6/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Dalam insiden tersebut, satu orang berhasil selamat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban selamat diketahui bernama Megi Mustofa (27), warga Dusun Kamurang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran.
Sementara dua korban yang masih dalam pencarian adalah Yadi Atma (54), ayah Megi, dan Yogi Mustofa (20), adik Megi.
Ketiganya masih satu keluarga dan bekerja sebagai nelayan yang saat itu sedang mencari udang karang atau lobster.(*)
| 7 Hari Diterpa Cuaca Buruk Tak Temukan Nelayan Hilang, Tim SAR Hentikan Pencarian di Pangandaran |
|
|---|
| Update 2 Nelayan Pangandaran Hilang, Satu Ditemukan Dalam Kondisi Tewas |
|
|---|
| Perahu Dihantam Ombak di Pangandaran, Dua Nelayan Belum Ditemukan, Tim Penyelam Baru Temukan Ini |
|
|---|
| Hancur Berkeping-keping, Perahu Nelayan yang Dihantam Ombak Tak Ada yang Bisa Diselamatkan |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Dua Nelayan, Ayah dan Anak Hilang di Perairan Pangandaran, Tim SAR Dibagi Dua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/mendoakandoaoada.jpg)