Jumat, 17 April 2026

Lewat Pemasaran Digital, Cara Dinas Pariwisata Ciamis Tingkatkan PAD dari Sektor Pariwisata

Kepala Dinas melalui Kepala Bidang Destinasi Dispar Ciamis, Dian Kusdiana menyebut bahwa transformasi digital menjadi hal penting

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
SITU LENGKONG PANJALU - Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu yang saat ini tengah dipriotaskan pengembangannya oleh Dinas Periwisata Kabupaten Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk dari sektor pariwisata kini tengah gencar dilakukan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis mengambil langkah dengan metode pemasaran digital dalam upaya peningkatan kunjungan pada sektor wisata di Ciamis.

Kepala Dinas melalui Kepala Bidang Destinasi Dispar Ciamis, Dian Kusdiana menyebut bahwa transformasi digital menjadi hal penting dalam promosi wisata.

Selain itu, peran pelaku wisata lokal juga harus dilibatkan dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan yang berbasis budaya, sejarah, dan religi.

"Saat ini kami fokus pada pemasaran digital, di mana destinasi-destinasi wisata di Ciamis ini bisa dikenal dan viral sehingga menarik wisatawan yang nantinya dapat meningkatkan PAD," ujat Dian, Rabu (14/5/2025).

Baca juga: Terancam Bahaya, Lansia dan Keluarganya di Muktisari Ciamis Bertahan di Rumah yang Nyaris Ambruk

Selanjutnya, Dian juga memaparkan ada beberapa objek wisata yang dipriotaskan pengembangannya seperti Situ Lengkong Panjalu, Astana Gede Kawali, Situs Budaya Karangkamulyan, dan Tirtawinaya.

"Nah destinasi-destinasi tersebut ini sangat kental dengan nilai sejarah dan budaya yang menjadi daya tarik wisata di Ciamis," tambahnya.

Namun diakui Dian, untuk pengelolaan beberapa destinasi di atas seperti Panjalu itu memerlukan perhatian khusus karena merupakan kawasan cagar budaya yang harus melibatkan banyak instansi seperti BKSDA dan BBWS.

Para pelaku wisata lokal juga memegang peran penting, dan Dispar Ciamis mendorong inovasi dari desa wisata yang ada di masing-masing daerah dengan kebijakan dan regulasi yang mendukung.

Dalam upaya menarik wisatawan dan investor, beberapa program promosi juga telah berjalan, meski dalam pengelolaannya sebagian besar itu masih berbasis pemerintah atau kerjasama dengan sektor swasta.

"Dari sisi manajemen retribusi, Dinas Pariwisata Ciamis juga bekerjasama dengan Bank BJB untuk memasang sistem e-tiketing atau tiket digital di beberapa objek wisata untuk menekan adanya kebocoran pendapatan," katanya.

Dian juga menambahkan dalam 2 tahun terakhir ini terkait kontribusi pariwisata terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Ciamis ini menunjukkan hal yang baik yaitu adanya peningkatan, namun di samping itu tentunya tantangan juga tetap ada terutama dalam mengintegrasikan berbagai komponen pendukung wisata seperti tata ruang, kemudian transportasi dan juga kolaborasi antar sektor. 

Tahun 2025 ini Dian menargetkan adanya peningkatan PAD yang signifikan dari sektor pariwisata di Ciamis.

Untuk mencapai hal itu strategi yang dikembangkan juga mencakup pengembangan wisata digital, ekowisata dan juga melibatkan masyarakat di sekitar destinasi wisata.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved