Selasa, 12 Mei 2026

Ibadah Haji 2025

Bupati Tasikmalaya Minta Petugas Haji Layani Calon Haji dengan Baik di Tanah Suci

Selain itu, ia menambahkan ketika sudah ada di tanah suci harus bisa memperhatikan kondisi kesehatan dan melaporkan kalau kondisi tidak fit.

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin
BUPATI LEPAS CALHAJ - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto ketika melepas ratusan calhaj dan petugas haji yang berlangsung di Gedung Islamic Center, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (8/5/2025). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Bupati Tasikmalaya meminta ke petugas haji untuk profesional melakukan pendampingan selama calhaj menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Hal ini dikatakan saat melakukan pelepasan ratusan calhaj kloter 16 di Gedung Islamic Center, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (8/5/2025).

Ada sekitar 433 calon haji (calhaj) kloter 16 asal Kabupaten Tasikmalaya mulai diberangkatkan dari Tasikmalaya menuju ke asrama haji di pondok gede.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengaku, untuk calhaj yang berangkat sekarang agar bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci.

"Manfaatkan waktu dengan baik, kesehatan, dan yang lebih penting bisa meningkatkan kepedulian sesama jamaah haji itu pesan saya ke para calhaj yang berangkat hari ini," ucap Ade kepada wartawan TribunPriangan.com.

Baca juga: Diiringi Solawat, Ratusan Calon Haji Kloter 16 Asal Kabupaten Tasikmalaya Mulai Diberangkatkan

Selain itu, ia menambahkan ketika sudah ada di tanah suci harus bisa memperhatikan kondisi kesehatan dan melaporkan kalau kondisi tidak fit.

"Yang terpenting harus bisa memperhatikan kondisi kesehatannya. Dan ketika kondisi mulai tidak fit segera laporkan ke petugas kesehatan yang sudah disiapkan setiap daerah," tegasnya.

Bahkan yang lebih penting untuk ke petugas kesehatan dan pendamping juga agar bisa mempersiapkan diri karena mendapat amanah dari pemerintah daerah.

Yang kedua jangan buka jaket disana dan ketiga sudah disana tetap sebagai petugas daerah dari haji Indonesia dan bisa melayani jamaah haji lain juga.

"Karena mereka bertugas buat daerahnya tapi saat di tanah suci membawa bendera Indonesia dan tentu harus bisa melayani jamaah haji lain juga ketika butuh pertolongan," ucap Ade.

Menurutnya hal ini sebagai fungsi tugas yang telah ditetapkan bagi tim pendamping selama calhaj menunaikan ibadah haji.

"Kerjakan tugas sesuai dan fungsi sehingga calhaj yang menunaikan ibadah haji pun lebih tenang dan khusyuk," katanya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved