Selasa, 21 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Bekerja Jadi Jalan Ibadah dan Ladang Rezeki Halal

Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025/ 26 Syawal 1446 H: Bekerja Sebagai Jalan Ibadah Jadi Ladang Rezeki Halal dan Pahala Melimpah

Shutterstock
KHUTBAH JUMAT TERBARU - Bekerja Sebagai Jalan Ibadah Jad Ladang Rezeki Halal dan Pahala Melimpah. Ilustrasi bekerja dilapangan. (Shutterstock) 

TRIBUNPRIAGAN.COM - Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025/ 26 Syawal 1446 H: Bekerja Jadi Jalan Ibadah dan Ladang Rezeki Halal.

Salah satu rukun pada hari Jumat adalah penyamapaian Khutbah oleh sang khatib.

Islam menganjurkan supaya khutbah tidak disampaikan terlalu panjang agar jemaah tidak bosan. 

Sekadar informasi, ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025/ 26 Syawal 1446 H: Berantas Suap dan Korupsi Penghancur Negeri

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad)

Ada berbagai jenis topik khutbah Jumat, namun kali ini TribunPriangan.com ingin mengulas tentang satu judul yakni Bekerja Jadi Jalan Ibadah dan Ladang Rezeki Halal.

Khutbah I 

اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ، وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ، أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ، وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَام، أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ، اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. وَاشْكُرُوْهُ عَلَى مَا هَدَاكُمْ لِلإِسْلاَمِ، وَأَوْلاَكُمْ مِنَ الْفَضْلِ وَالإِنْعَامِ، وَجَعَلَكُمْ مِنْ أُمَّةِ ذَوِى اْلأَرْحَامِ. قَالَ تَعَالَى: فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Mengawali khutbah Jumat siang hari ini, mari sama-sama kita memanjatkan puji serta syukur kita kepada Allah Swt yang telah memberikan nikmat dan rahmatnya kepada kita selaku hamba-hambaNya, sehingga kita bisa melaksanakan amaliyah shalat Jumat berjamaah di kesempatan kali ini.

Shalawat serta salam tak lupa kita panjatkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai sumber keteladanan dan manusia paling mulia di muka bumi ini. Mudah-mudahan kita mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir. 

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah​​​​​​

Dalam menjalankan kehidupan ini, umat islam dianjurkan untuk bekerja keras karena hal tersebut merupakan bagian dari ibadah yang mendatangkan pahala. Islam menekankan bahwa bekerja keras dengan niat yang benar dan mengikuti petunjuk agama dapat mendatangkan keberkahan dalam kehidupan. Oleh sebab itu, bekerja tidak boleh dianggap sebagai beban atau kegiatan yang terpisah dari kehidupan beragama. Akan tetapi sebaliknya, bekerja merupakan sarana untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Jumu'ah ayat 10:

فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ 

Artinya, "Dan apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah (pada pekerjaanmu), dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung." Terkait dengan ayat tersebut, dalam salah satu tafsir jilid VIII halaman 124 Imam Al-Baghawi menjelaskan:  

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved