Panen Raya Melimpah di Garut, Bupati Ingin Petani Tinggalkan Cara Kuno
Panen Raya Melimpah di Garut, Bupati Ingin Petani Tinggalkan Cara Kuno beralih ke teknologi
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan panen raya serentak yang dilakukan seluruh Indonesia.
Panen raya serentak di Garut dilaksanakan di Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Senin (7/4/2025).
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pertanian di Garut harus mulai meninggalkan cara-cara lama dengan beralih pada pendekatan berbasis teknologi.
Setelah panen raya, orang nomor satu di Garut itu sempat menyoroti metode pertanian yang masih tradisional.
"Tadi saya komentari, kok dari zaman Fir'aun panennya, begini-begini saja," ujarnya kepada Tribun.
Ia menuturkan penggunaan teknologi dalam pertanian tidak harus melulu soal alat yang serba besar atau mahal.
Melainkan menggunakan alat bantu yang tidak harus mahal tapi tepat guna untuk memudahkan para petani.
"Tidak perlu traktor satu ton. Mungkin alat-alat khusus yang sederhana, tapi bisa membantu petani agar lebih produktif, kita harus bantu ini," ungkapnya.
Selain soal produksi, bupati juga menyinggung soal harga jual gabah. Ia menekankan pentingnya peran Bulog untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
"Kalau harga gabah di bawah Rp6.500, tolong Pak Camat dan Bu Kades arahkan untuk jual ke bulog,"
"Kalau bulog tidak beli, laporkan ke Pak Dandim," tambahnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa Bulog sebagai perusahaan tentu memiliki standar tertentu.
Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan soal kualitas gabah.
"Untuk panen raya hari ini, alhamdulillah Garut surplus, kita bisa bantu daerah lain," tutupnya.(*)
| Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi di Pangandaran Dipastikan Aman |
|
|---|
| Sekda Ciamis Ingatkan Tenaga Kesehatan Tak Gaptek, Teknologi Kesehatan Berkembang |
|
|---|
| Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan |
|
|---|
| Viral Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Rambutnya Karena Berwarna, Orang Tua Minta Oknum Guru Dipindahkan |
|
|---|
| Wabup Fajar Serahkan Bantuan ke Petani Tembakau, Dorong Produksi dan Ekspor Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Panen-Raya-Melimpah-di-Garut-Bupati-Ingin-Petan.jpg)