Minggu, 12 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 28 Ramadhan 1446 H: Lebih Maksimal Ibadah dalam 10 Hari Terakhir Ramadan

Naskah Khutbah Jumat 28 Ramadhan 1446 H: Jangan Sia-Siakan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Dok Tribun Kaltim
NASKAH KHUTBAH JUMAT: Ilustrasi Salat Berjamaah di Masjid. Naskah Khutbah Jumat 28 Ramadhan 1446 H: Lebih Maksimal Ibadah dalam 10 Hari Terakhir Ramadan. (Dok Tribun Kaltim) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadan adalah bulan penuh berkah yang memberikan kesempatan besar bagi setiap muslim untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, serta memperbaiki diri.

Dalam setiap khutbah Jumat selama bulan Ramadan, para khatib memiliki tanggung jawab besar untuk mengingatkan jemaah tentang pentingnya memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.

Sebagai bulan yang penuh dengan ampunan dan rahmat, Ramadan mengajarkan umat muslim untuk lebih sabar, disiplin, serta lebih peduli terhadap sesama.

Berikut terdapat salah satu tema khutbah Jumat Ramadhan 2025 yang bisa menjadi inspirasi bagi para khatib dan jemaah untuk semakin menguatkan keimanan dan memperbaiki kualitas ibadah, dengan judul Lebih Maksimal Ibadah dalam 10 Hari Terakhir Ramadan, dikutip dari NU Online.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ الْمَوْجُوْدِ أَزَلًا وَأَبَدًا بِلَا مَكَانٍ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ الْأَتَمَّانِ الْأَكْمَلَانِ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيْرِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْر، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ، لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْم

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 21 Maret 2025: Ramadhan Penetralisir Noda Jiwa

Maasyiral Muslimin rahimakumullah​​​​​

Mengawali khutbah Jumat pada hari ini, Khatib ingin berwasiat kepada jamaah sekalian wabilkhushush kepada diri Khatib sendiri untuk senantiasa bertakwa kepada Allah swt. kapanpun dan dimanapun berada. Rasulullah saw. bersabda;

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ (رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ)

Artinya: Bertakwalah kepada Allah subhanahu wa ta’ala di manapun engkau berada. Iringilah kejelekan itu dengan kebaikan niscaya kebaikan itu akan menghapusnya (kejelekan). Dan pergaulilah manusia dengan pergaulan yang baik. (H.R. at-Tirmidzi) 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Tak terasa kita sudah memasuki chapter ke-3 dari bulan Ramadhan, yaitu 10 hari terakhir. Jika seluruh hari-hari Ramadhan dipenuhi keberkahan, maka puncak keberkahannya ada di 10 hari terakhir ini. Begitu banyak riwayat yang menyebutkan kemuliaan 10 hari terakhir Ramadhan. Bahkan dalam sebuah hadist, sayyidah ‘Aisyah r.a menceritakan;

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ ، أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَجَدَّ، وَشَدَّ الْمِئْزَرَ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَاللَّفْظُ لِمُسْلِم)  

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 21 Maret 2025: Manfaatkan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Maknanya: “Adalah Rasulullah apabila sepuluh malam terakhir Ramadhan telah tiba, beliau menghidupkan malam dengan shalat dan berbagai ibadah, membangunkan keluarganya untuk shalat malam dan ibadah-ibadah yang lain, bersungguh-sungguh dalam beribadah melebihi apa yang biasanya dilakukan dan tidak menggauli istri-istrinya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Jika Rasulullah saw. yang notabene nya adalah orang yang dijamin masuk surga dan terjaga dari segala dosa tetap berusaha memaksimalkan ibadah pada 10 hari terakhir ini, maka kita sebagai ummatnya jangan sampai melewatinya dengan keadaan biasa-biasa saja. Inilah saatnya kita evaluasi diri sebelum berpisah dengan Ramadhan dan memaksimalkan kembali ibadah kita. Inilah saatnya kita menebus kelalaian ibadah kita pada hari-hari sebelumnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved