Rabu, 10 Juni 2026

Ramadan 2025

Doa 10 Hari Terakhir Ramadan Dalam Bahasa Arab dan Latin

Arab dan Latin Doa Sohih Malam Lailatul Qadar Allahumma Innaka Afuwwun: Disarankan Baca 10 Malam Terakhir

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
DOA LAILATUL QADAR - Arab dan Latin Doa Sohih Malam Lailatul Qadar Allahumma Innaka Afuwwun: Disarankan Baca 10 Malam Terakhir. Ilustrasi Al Quran, Ramadhan, Lailatul Qadar (PIXABAY/MOHAMED_HASSAN) 

"Jam 3.00 bangun, dirikan sholat tahajud. Maka tahajud 8 rakaat tiap malam, yang uda witir tidak perlu witir lagi. Kemudian baca istighfar," jelasnya. 

"Allah SWT tidak menunjukkan siapa yang akan mendapatkan lailatul qadar, supaya kita senantiasa berharap," tutupnya.

Baca juga: Bingung Bagaimana Cara Menjemput Malam Lailatul Qadar yang Benar? Berikut Kiat Khusus dari Nabi SAW

Cara Nabi SAW Mengisi 10 Hari Terakhir Ramadan

Dilansir dari laman NU Online dan Kemenag, amalan yang menjadi cara Nabi SAW mengisi 10 hari terakhir di bulan Ramadan antara lain sebagai berikut.

1. Menggiatkan Ibadah Qiyamul Lail

Menggiatkan ibadah qiyamul lail atau beribadah di malam hari sangat dianjurkan terutama pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Artinya, di setiap malam saat bulan suci umat muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam dengan ibadah, tetapi begitu masuk di sepuluh hari terakhir maka ibadahnya harus lebih sungguh-sungguh.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Sayyidah 'Aisyah telah disampaikan,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْلِطُ الْعِشْرِينَ بِصَلَاةٍ وصَوْمٍ وَنَوْمٍ، فَإِذَا كَانَ الْعَشْرُ شَمَّرَ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ

Artinya, "Dari 'Aisyah ra, dia berkata, 'Pada 20 hari yang pertama (di bulan Ramadhan), Nabi saw biasa mengkombinasikan antara shalat, puasa dan tidurnya. Namun jika telah masuk 10 hari terakhir, beliau bersungguh-sungguh dan mengencangkan sarungnya (menjauhi istri-istrinya)." (HR Ahmad).

2. Mengajak Orang Lain Qiyamul Lail

Tidak hanya dengan menggiatkan ibadah, umat muslim juga dianjurkan mengajak orang lain untuk bersama-sama menghidupkan malam 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Salah satu yang bisa dilakukan apabila seseorang sudah berkeluarga, yaitu dengan membangunkan keluarganya untuk beribadah.

Diriwayatkan dari Aisyah r.a., ia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْ

Artinya, "Jika telah datang 10 hari yang terakhir (di bulan Ramadhan), Nabi ﷺ mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malamnya (dengan beribadah), dan membangunkan keluarganya (untuk beribadah)." (HR Bukhari dan Muslim).

3. Melaksanakan I'tikaf

I'tikaf termasuk ibadah yang sangat dianjurkan dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan. Cara melaksanakannya yaitu dengan berdiam diri di malam masjid serata menyibukkan diri untuk beribadah sholat sunah, berdzikir, membaca Al-Qur'an, dan aktivitas lainnya yang diniatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved