Masjid Agung Ciamis Ikon Religi dan Sejarah yang Terus Bertransformasi
Masjid Agung Ciamis dibangun sekitar tahun 1882 pada masa pemerintahan Bupati Galuh RAA Kusumadiningrat, yang dikenal dengan sebutan Kangjeng Prebu.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Pada saat itu, masjid memiliki desain khas dengan atap bertingkat tiga dan material utama berupa kayu jati. Prasasti kayu yang mencatat tanggal peresmian masjid—30 Ramadan 1319 H atau 10 Januari 1902—sayangnya kini telah hilang.
2. 1958
Renovasi besar pertama dilakukan setelah pembakaran oleh DI/TII. Bupati Raden Yusuf Suryadipura memimpin proses rekonstruksi dengan beberapa perubahan arsitektur.
Model atap kerucut yang awalnya berbahan genting diganti dengan atap berbahan seng. Selain itu, dua menara dibangun di sisi kanan dan kiri masjid untuk memperkuat struktur bangunan.
3. 1983-1988
Pada masa kepemimpinan Bupati Momon Gandasamita, dilakukan renovasi total terhadap Masjid Agung Ciamis.
Bangunan yang sebelumnya masih didominasi kayu jati mulai beralih ke material beton. Model atap bertingkat yang menjadi ciri khasnya dihilangkan dan diganti dengan kubah beton.
Dua menara yang sebelumnya menggunakan kubah seng juga dirobohkan, digantikan dengan satu menara beton yang lebih kokoh.
4. 2002
Renovasi terakhir dilakukan pada era Bupati Oma Sasmita. Masjid Agung Ciamis semakin diperluas dan dibuat lebih representatif.
Arsitektur modern diterapkan, dengan tambahan satu kubah besar di tengah yang dikelilingi oleh empat kubah kecil.
Di halaman masjid, dua menara besar dibangun sebagai pelengkap estetika dan fungsi masjid.
Selain perubahan pada struktur utama, dilakukan pula pengembangan fasilitas penunjang.
Dibangun basement yang difungsikan sebagai kantor DKM, perpustakaan, serta tempat wudu yang lebih modern dan nyaman.
Di sekitar masjid, taman hijau dengan aneka pepohonan dan bunga ditata dengan baik.
Kini, Masjid Agung Ciamis terus berbenah agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan lokasi strategis di jalur nasional, masjid ini kerap menjadi tempat transit bagi para musafir yang melintasi Kabupaten Ciamis.
Oleh karena itu, fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, area parkir yang luas, serta kebersihan lingkungan selalu menjadi perhatian utama DKM.
| Baznas RI Sebut Ciamis Jadi Contoh Nasional, Pengelolaan Zakat Dipuji Transparan |
|
|---|
| Tanam Jagung di Maleber, Polres Ciamis Kebut Target 100 Hektare Dukung Swasembada Pangan |
|
|---|
| Bupati dari Sumatera Barat Kunjungi Ciamis Untuk Lihat Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Siswa PAUD di Ciamis Diajak Naik Moge Polisi, Begini Cara Satlantas Tanamkan Disiplin |
|
|---|
| Unggahan Rekruitmen Relawan MBG di Banjarsari Ciamis Berujung Pembacokan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/MASJID-AGUNG-CIAMIS-Penampakan-Masjid-Agung-Ciamis-Jumat-2132025-1.jpg)