Pemkab Ciamis Perkuat Kesiapan Lebaran: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Stabilitas Pangan, dan Arus Mudik
Dalam rakor ini, Pemkab Ciamis menyoroti tiga aspek utama sorotan jelang Lebaran yaitu antisipasi cuaca ekstrem, stabilitas harga dan arus mudik
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan lebaran 2025.
Rapat yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah ini dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dan diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta unsur TNI-Polri secara langsung, sementara para kepala desa dan lurah mengikuti secara virtual, Senin (17/3/2025).
Dalam rakor ini, Pemkab Ciamis menyoroti tiga aspek utama yang menjadi perhatian utama menjelang Lebaran yaitu antisipasi cuaca ekstrem, stabilitas harga pangan, dan kesiapan arus mudik.
Herdiat menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.
“Kita harus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan drainase, dan menjaga kelestarian pohon untuk mengurangi potensi bencana. Koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan,” ujar Bupati.
Baca juga: Dishub Ciamis Siapkan Pengamanan Lalu Lintas Jelang Mudik Lebaran 2025
Selain itu, Pemkab Ciamis juga menginstruksikan kepada seluruh SKPD untuk mengatur jadwal petugas siaga untuk memastikan kesiapan dalam menangani kondisi darurat yang mungkin terjadi selama musim mudik dan Lebaran.
Menjelang Idul Fitri, Herdiat juga melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional. Berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan pada Minggu (16/3/2025) kemarin, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.
“Stok beras premium dan medium masih aman. Namun, untuk daging sapi dan ayam, stoknya mulai terbatas,” ungkap Herdiat.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pergerakan harga guna mencegah lonjakan yang tidak wajar.
Pelaku usaha diimbau untuk tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara sepihak yang dapat merugikan masyarakat.
Baca juga: Polisi Garut Periksa Mobil Umum di Terminal Guntur, Minta Pengelola Bus Perhatikan Kondisi Sopir
Dengan prediksi 146 juta pemudik di seluruh Indonesia dan puncak arus mudik pada 28 Maret 2025, Pemkab Ciamis telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan pemudik yang melintasi wilayahnya.
Langkah-langkah tersebut meliputi:
1. Mengimbau masyarakat untuk merencanakan mudik lebih awal guna menghindari kepadatan.
2. Perbaikan infrastruktur jalan serta inspeksi kelayakan kendaraan angkutan umum.
| Halal Bihalal dan Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Soroti Peran ASN Layani Warga |
|
|---|
| Jadwal Pencairan Bansos Pangan Tahap II Pekan ke-3 April 2026, untuk Daerah Garut dan Tasikmalaya |
|
|---|
| Sempat Heboh Tercebur ke Sumur, Kasus Dugaan Penggelapan Motor di Ciamis Berakhir Damai |
|
|---|
| 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Hari Ini Diprediksi Turun Hujan |
|
|---|
| Mulai Pekan Ini ASN Ciamis Jalani WFH Tiap Jumat, Berikut Aturan dan Pengecualiannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/PERSIAPAN-LEBARAN-2025-Pemerintah-Kabupaten-Ciamis-Herdiat-1.jpg)