Kamis, 14 Mei 2026

Ngerinya Angin Puting Beliung Saat Merusak Rumah 2 Lantai di Indramayu

Akibat terjangan angin puting beliung kemarin tersebut, hingga saat ini warga masih berupaya untuk membersihkan sisa puing-puing reruntuhan.

Tayang:
Editor: Dedy Herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
RUMAH DISAPU ANGIN - Penampakan rumah dua lantai hancur disapu angin puting beliung di Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Senin (17/3/2025). Angin puting beliung terjadi pada hari Minggu (16/3/2025), 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNPRIANGAN.COM, INDRAMAYU - Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang dua desa di Kabupaten Indramayu, Minggu (16/3/2025) kemarin.

Desa Bugis, Kecamatan Anjatan menjadi lokasi terparah dihantam angin puting beliung. Sedangkan satu desa lagi berlokasi di Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur.

Khusus di Desa Bugis, total ada 181 rumah warga rusak, pohon-pohon bertumbangan, hingga rusaknya sejumlah fasilitas seperti sekolah dan puskesmas.

Pantauan Tribuncirebon.com, hingga saat ini warga masih berupaya untuk membersihkan sisa puing-puing reruntuhan.

Warga gotong royong membenahi genteng yang rontok diterjang angin, hingga memotong dahan-dahan pohon yang menimpa rumah.

Baca juga: Puluhan Rumah Terdampak Angin Kencang, BPBD Pangandaran Imbau Warga Waspada dan Berhati-hati

Rudin menjadi salah satu warga terdampak bencana. Rumah dua lantainya itu rusak beret.

Plafon rumahnya ambruk di seluruh kamar hingga kamar mandi atau dari depan hingga ke belakang.

“Itu anginnya melintir seperti tambang, melilit gitu, terus ke bawah habis itu ke atas lagi langsung hus,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (17/3/2025).

Rudin sendiri tidak memungkiri suasana sore kemarin sangat mencekam. Saking kencangnya angin, meja yang ada di dalam rumah terseret lalu terbang.

Begitu pula warung milik anaknya di rumah, banyak barang yang hilang dibawa terbang angin puting beliung.

Rudin kala itu berteriak minta anggota keluarganya yang terdiri dari anak dan cucu keluar dari rumah.

Mereka pun lari ke lapangan yang ada di depan rumah sembari ditutupi terpal agar tidak basah kehujanan.

Sementara di rumah mereka, angin puting beliung tengah mengamuk dan menjatuhkan puing-puing plafon. Termasuk menerbangkan apapun yang ada di dalam warung milik Rudin.

“Itu kejadian setengah 4, sebelum hujan, jadi hujan itu belakangan, angin dulu muncul. Saya lihat langsung,” ujar dia.

Menurut Rudin, ia melihat ada dua buah angin puting beliung pada sore hari kemarin. Satu berwarna hitam dan satu lagi putih.

Angin puting beliung yang warna putih itu lah yang mengamuk di pemukiman warga. 

“Rumah saya rusak dari depan sampai belakang,” ujar dia.

Baca juga: Detik-detik Angin Kencang Datang Menghancurkan Rumah Sutijo di Pangandaran

 

 

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved