Kamis, 14 Mei 2026

Tembok Penahan Tanah Ambruk, Dua Warga Cikajang Garut Luka-luka

Kapolsek Cikajang AKP Patri Arsono mengatakan ambruknya tembok penahan tanah tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Dok. Polres Garut
TPT AMBRUK - Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk menimpa rumah warga, dua orang mengalami luka-luka, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pasirpari, Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2025) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Dua orang warga Garut mengalami luka-luka akibat tertimpa tembok penahan tanah yang ambruk.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pasirpari, Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2025) malam.

Kapolsek Cikajang AKP Patri Arsono mengatakan ambruknya tembok penahan tanah tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi yang menimpa kawasan Garut dalam beberapa hari ini.

"Sabtu kemarin juga hujan dari siang sampe sore, mengakibatkan tembok penahan tanah ambruk menimpa rumah warga," ujarnya kepada awak media, Minggu (16/3/2025).

Ia menuturkan bahwa tembok penahan tanah tersebut berjarak satu meter dari rumah korban. 

Akibatnya, saat ambruk, material tanah dan bebatuan langsung menimpa rumah semi permanen milik korban.

Baca juga: 4 Desa di Cimanggung Sumedang Kembali Dikepung Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Hal tersebut yang mengakibatkan kedua korban yakni Supri (41) dan anaknya Fajar (4) mengalami luka-luka.

"Kedua korban saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Cikajang untuk dirawat," ungkapnya.

AKP Patri menjelaskan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi bersama unsur Forkopimcam dan Tagana untuk melakukan langkah-langkah lanjutan atas peristiwa tersebut.

Rencananya rumah milik korban seluruhnya akan diruntuhkan lantaran rusak parah akibat insiden tersebut.

"Kejadian ini diharapkan menjadi perhatian untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di daerah yang rawan longsor, terutama di musim hujan," tandasnya.

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved