Kamis, 14 Mei 2026

Ramadan 2025

Naskah Singkat Khutbah Tarawih 13 Ramadhan 1446 H: Puasa dan 2 Kebahagiaan Orang yang Menjalaninya

Naskah Singkat Khutbah Tarawih 13 Ramadhan 1446 H: Puasa dan 2 Kebahagiaan Bagi Orang yang Menjalaninya

Tayang:
TribunPriangan/Pinteres
NASKAH KULTUM RAMADHAN - Naskah Kultum 13 Ramadhan 1446 H/ 13 Maret 2025: Puasakan Mulutmu dari Perkataan Tidak Berguna dan Menguras Pahala Puasa. Ilustrasi Sholat Tarawih bulan Ramadhan.(Dok: Pinteres/Dwi) 

Untuk balasan amal puasa Allah merahasiakanya, bahkan bau mulut tak sedap dari orang yang berpuasa bagi-Nya lebih harum dibanding parfum misik (kasturi). 

Hal ini dijelaskan Nabi Saw dalam haditsnya:

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي  

Artinya, “Dari Abi Hurairah Ra berkata, Rasulullah Saw bersabda, ‘Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan. Satu kebajikan dilipatgandakan 10 sampai 700 kali. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman ‘Kecuali puasa karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku-lah yang membalasnya. Dia meninggalkan kesenangan dan makananya karena-Ku,” (HR Muslim). 

«وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ»  

Artinya, “Demi Zat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh bau tak sedap dari mulut orang yang sedang berpuasa menurut Allah lebih harum daripada bau misik,” (HR Al-Bukhari).  

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Tarawih Malam ke 12 Ramadhan 1446 H/ 12 Maret 2025: Puasa tapi Sia-sia

Ada sejumlah pendapat perihal maksud “balasan amal puasa dirahasiakan Allah”, antara lain karena puasa merupakan ibadah spesial untuk Allah dan tak seorangpun orang kafir yang mengagungkan tuhanya dengan ibadah puasa.  

Pendapat lain, karena puasa jauh dari riya’ sebab ia ibadah yang rahasia. Jika kita shalat atau berhaji pasti dapat terlihat dan diketahui orang lain karena bersifat tindakan/perbuatan, namun puasa tidak demikian sebab puasa adalah meninggalkan (tarku) atau imsak (menahan diri) sehingga dapat dilakukan bersamaan dengan aktivitas apapun bahkan dengan tidur sekalipun. 

Adapun maksud “lebih harum daripada bau misik” mengatakan bahwa janji pahala untuk orang yang berpuasa karena bau tak sedap dari mulutnya lebih banyak daripada pahala kesunnahan menggunakan parfum misik. (As-Suyuthi, Syarhus Suyuthi ala Muslim, [Beirut, Dar Ihya’it Al-Arabi: 1416 H/1996 M], juz III, halaman 233).  

Agar puasa kita tahun ini lebih berkualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya, haruslah senantiasa sadar bahwa perjumpaan dengan bulan suci Ramadhan merupakan anugerah Allah yang tidak setiap orang dapat merasakannya. Kalau pun bertemu, mungkin masih ada di antara kita yang tidak menyadari akan keagungan anugerah ini atau tidak berkesempatan berpuasa dengan sempurna.   
Setidaknya ada dua kebahagiaan yang diarih oleh orang yang berpuasa, dua kebahagiaan tersebut adalah sebagian kecil dari nikmat yang Allah beri kepada hambanya di bulan suci. Masih banyak nikmat-nikmat lainnya yang mesti di perjuangkan di bulan ramadhan ini.  

Rasulullah Saw bersabda 

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ  

Artinya, “Orang yang berpuasa akan meraih dua kegembiraan, kegembiaran ketika berbuka puasa/berhari raya, dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya,” (HR Muslim).  

Baca juga: Naskah Khutbah Tarawih Singkat Hari ke-11 Ramadhan 1446 H/2025

Dalam Marqatul Mafatih dijelaskan, dua kegembiraan itu meliputi di dunia dan di akhirat.   

Pertama, kegembiraan saat berbuka karena telah terbebas dari tanggungan perintah Allah atau sebab mendapatkan pertolongan dapat menyempurnakan puasa atau sebab dapat makan dan minum sesudah menahan lapar dan dahaga atau sebab meraih pahala yang diharapkan. 

Kedua, kegembiraan saat bertemu Tuhan sebab mendapatkan balasan amal puasa, mendapatkan pujian, atau keberuntungan dapat berjumpa dengan Allah.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved