Jumat, 15 Mei 2026

Ramadhan 2025

Perburuan Hilal Ramadhan 2025 di Pangadaran Tidak Berhasil, Pemantauan Tertutup Awan Tebal

Karena pengamatan rukyat tidak terlihat, untuk keputusan 1 Ramadhan 1446 hijriah pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada keputusan sidang itsbat Kemenag

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/padna
PEMANTAUAN HILAL PANGANDARAN - Suasana detik-detik terakhir pengamatan hilal dan sidang petugas BHRD Kabupaten Pangandaran dengan pengadilan agama Ciamis di Pasirlasih Kesikluhur Cimerak, Jumat (28/2/2025) sore. Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025. 

Pada 2021 Menteri Agama anggota MABIMS menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Baca juga: LINK Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2025 di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Mulai 1 Maret

"Pertama, kita telah mendengar paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebutkan pada hari rukyat tanggal 28 Februari 2025 M, tinggi hilal di seluruh wilayah NKRI antara: 3° 05‘ 55“ atau 3,10 derajat sampai dengan  4° 40‘ 96“ atau 4,68 derajat,” kata Nasaruddin melalui keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).

"Dengan sudut elongasi antara  4° 47‘ 02“ atau 4,78 derajat  sampai dengan 6° 24‘ 14“ atau 6,40 derajat,” tambahnya.

Hal ini selanjutnya terkonfirmasi oleh pernyataan para perukyah yang diturunkan Kemenag.

Pada tahun ini, rukyah dilaksanakan Kemenag di 125 titik di Indonesia.

Nasaruddin mengatakan hilal terlihat di Aceh oleh dua orang perukyah yang telah disumpah.

"Kita mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah, mulai dari Aceh hingga Papua. Di 125 titik tersebut, tadi dilaporkan oleh Dirjen Bimas Islam, bahwa ada dua perukyah di Aceh yang melihat hilal. Keduanya juga telah disumpah atas pernyataannya tersebut," ujar Nasaruddin.

Pada wilayah Barat Laut di Provinsi Aceh NKRI termasuk di Sabang dan Banda Aceh telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS  (3-6,4°).

Seperti diketahui, Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 H/2025 M jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025.

Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat (penetapan) 1 Ramadan 1446 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Jumat (28/2/2025). 

Penantian keputusan pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijiriyah ini sempat membuat sejumlah pengurus DKM, seperti di wilayah Kabupaten Bandung belum bisa memberi kepastian kepada para jemaahnya selepas menunaikan shalat Isya.

Karena sejak salat Isya dimulai, pemerintah masih belum mengeluarkan keputusan. Keputusan baru muncul diperkiarakan saat sejumlah masjid di Kabupaten Bandung telah menjalankan ibadah salat Isya.

Akibatnya pengumuman dimulainya salat sunnat Tarawih pun diumumkan setelah sejumlah jemaah meninggal masjid.

Beruntung setelah diumumkan, para jemaah pun kebanyakan kembali lagi ke masjid untuk melaksanakan salat Tarawih dan sebagian lagi diperikarakan memutuskan untuk salat Tarawih di rumahnya masing-masing bersama keluarganya. (*)

Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 Hijriyah

 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved