Senin, 4 Mei 2026

Hari Hari Kerja Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Gercep, Baru Dilantik Jadi Gubernur Jabar Langsung Pecat Kepala SMAN 6 Depok

Dedi Mulyadi gercep alias gerak cepat, baru dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat langsung pecat Kepala SMAN 6 Depok, ini penyebabnya

Tayang:
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
PECAT KEPSEK - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mencopot Kepala SMAN 6 Depok setelah tetap memberangkatkan siswa kelas XI untuk study tour ke Jawa Timur, meskipun sudah ada larangan dari pemerintah provinsi. Keputusan itu dilakukan Dedi Mulyadi hanya beberapa jam ia dilantik Presiden Prabowo sebagai Gubernur Jabar. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Dedi Mulyadi gercep alias gerak cepat, baru dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat langsung pecat Kepala SMAN 6 Depok.

Dedi Mulyadi resmi mencopot Kepala SMAN 6 Depok setelah tetap memberangkatkan siswa kelas XI untuk study tour ke Jawa Timur, meskipun sudah ada larangan dari pemerintah provinsi.

Keputusan penonaktifan Kepsek SMAN 6 Depok, Jawa Barat itu langsung diteken Dedi pada hari pertamanya menjabat sebagai gubernur, setelah dilantik pada Kamis (20/2/2025).

"Saya langsung kerja, hari ini juga langsung kerja. Hari ini sudah ada keputusan tentang penonaktifan Kepala SMA Negeri 6 Depok karena dia melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya berpergian ke luar provinsi," ujar Dedi di Istana, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Tak hanya itu, Dedi telah memerintahkan Inspektorat untuk menyelidiki apakah ada pungutan yang dibebankan kepada siswa untuk keberangkatan study tour ini.

"Hari ini juga sudah diperintahkan inspektur untuk memeriksa apakah sekolah itu ada pungutan-pungutan di luar ketentuan atau tidak," kata Dedi.

Dia menegaskan, pembenahan manajemen pendidikan di Jawa Barat menjadi prioritasnya.

"Ini kinerja saya pertama ingin membenahi manajemen di kependidikan di Provinsi Jawa Barat, karena kan isu PIP, pungutan, study tour, itu isu yang begitu meresahkan masyarakat di Jawa Barat," lanjutnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Sudah Siapkan Kaus, Topi, Baju Satpol PP buat Retreat, Jadinya Naik Pesawat ke Magelang

Tetap berangkat meski dilarang

Sebanyak 347 siswa kelas XI SMAN 6 Depok tetap melaksanakan kunjungan objek belajar (KOB) atau study tour ke Surabaya, Malang, dan Bali, meski sebelumnya telah dilarang oleh Dedi Mulyadi.

Perjalanan ini berlangsung selama delapan hari, sejak Senin (17/2/2025) hingga Senin (24/2/2025), dengan tujuan utama mengunjungi perguruan tinggi dan melakukan observasi budaya.

Sebelumnya, Dedi telah meminta pihak sekolah untuk membatalkan kegiatan tersebut setelah menerima keluhan dari wali murid terkait biaya yang dinilai terlalu tinggi.

"Saya meminta kepada kepala sekolah SMAN 6 Depok, enggak usah deh study tour-nya," ucap Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/2/2025).

Dedi mengungkapkan biaya yang ditetapkan pihak sekolah sekitar Rp 3,5 juta per siswa. Jika ditambah dengan uang jajan, wali murid diperkirakan harus mengeluarkan sekitar Rp 5,5 juta. 

Menurutnya, konsep study tour seharusnya bisa dilakukan di dalam kota tanpa membebani orang tua siswa.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved