Kamis, 14 Mei 2026

Anjing Liar Teror Peternak di Cimerak Pangandaran, Belasan Domba Mati

Sejumlah peternak di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat merasa geram

Tayang:
Editor: ferri amiril
istimewa/kabid peternakan/deni
KANDANG DOMBA - Suasana kandang domba milik peternak di Desa Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran. Anjing Liar Teror Peternak di Cimerak Pangandaran, Belasan Domba Mati 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah peternak di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat merasa geram.

Pasalnya, belasan domba yang diternak dengan waktu yang cukup lama mati diduga dimangsa anjing liar.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Deni Rakhmat, mengatakan, ada sebanyak 19 ekor domba di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak dimangsa anjing liar dengan waktu yang berbeda-beda.

"Itu Saya menerima laporan sejak tanggal 3 Februari 2025 kemarin," ujar Deni dihubungi wartawan melalui WhatsApp, Minggu (9/2/2025) siang.

Atas kejadian itu, pihak Dinas pun mengaku sudah melakukan pemantauan ke lapangan dan berkoordinasi dengan desa setempat terkait teror anjing liar.

"Hasil investigasi atas laporan kejadian penyerangan ternak domba, itu diduga dilakukan malam oleh sekelompok anjing liar," katanya.

Kini, upaya warga melakukan pengintaian dan melakukan tembakan menggunakan senapan angin pada kelompok anjing tersebut.

Waktu itu, ada yang sempat terkena, namun ternyata yang tertembak adalah anjing milik warga setempat.

Sehingga, kepala dusun setempat mengimbau warga pemilik anjing untuk mencencang peliharaannya agar tidak berbaur dengan anjing liar yang diduga menjadi teror pemangsa domba.

Menurutnya, memang secara umum kandang domba di wilayah tersebut masih terbuka dan banyak celah untuk predator memangsanya.

"Makanya, disarankan agar peternak dibuatkan pagar yang rapat," ucap Deni.

Selain itu, lokasi kandang dombanya pun cukup jauh dari pemukiman. Sehingga, keamanannya kurang terjamin.

"Untuk itu, disarankan kandang tidak terlalu jauh dari pemukiman. Lokasi kandang juga jangan gelap gulita, harus diberi penerangan di dalam dan diluar kandang," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved