Rabu, 13 Mei 2026

Angin Kencang Terjang Kiarapayung Ciamis: Pohon Tumbang dan Hantam Rumah Warga, Seorang Luka Ringan

Shakila (10), yang saat itu berada di dalam rumah, mengalami luka ringan.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Istimewa/Ketua Tagana Ciamis, Anjar Kurniawan
ANGIN KENCANG - Warga berada di rumah milik Karnawan (35) yang rusak setelah tertimpa pohon tumbang, Rabu (6/2). Rumah yang berlokasi di Dusun Ciroyom, RT 008/009 ilayah Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Angin kencang yang melanda wilayah Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang, Rabu (5/2/2025) sore.

Musibah terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Dusun Ciroyom, RT 008/009, menimpa rumah milik Karnawan (35) dengan bagian atap dan dinding rumah mengalami kerusakan akibat hempasan pohon kelapa. 

Shakila (10), yang saat itu berada di dalam rumah, mengalami luka ringan namun segera mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Rancah sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Baca juga: Harus Puas dengan Skor Imbang, Pelatih PSGC Ciamis Akui Anak Asuhnya Kurang Tenang

Tidak lama setelah kejadian, masyarakat setempat bergerak cepat memberikan bantuan. 

Warga bersama perangkat desa dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis serta Tagana langsung berkoordinasi untuk mengevakuasi korban dan membersihkan material yang menutupi rumah.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan penanganan darurat. Tim BPBD langsung turun ke lokasi bersama warga untuk membantu membersihkan pohon tumbang serta menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak," ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, Kamis (6/2/2025).

Baca juga: Harga Pupuk Bersubsidi di Ciamis Dijual Tidak Sesuai HET, Ini Penjelasan Kabid PSP Dinas Pertanian

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, terpal, hygiene kit, dan matras guna memenuhi kebutuhan mendesak korban.

Pihak keluarga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat, mengingat rumah mengalami kerusakan.

Meskipun hanya satu rumah yang terdampak, BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di musim hujan ini. 

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat memicu angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan, terutama pohon-pohon yang sudah tua atau berpotensi tumbang. Laporkan ke perangkat desa atau BPBD jika ada potensi bahaya, sehingga bisa dicegah sejak dini," tambah Ani Supiani.

Hingga kini, situasi di Desa Kiarapayung sudah kembali kondusif. 

Berkat gotong royong dan koordinasi cepat antara warga serta pemerintah, dampak bencana dapat ditangani dengan baik.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa solidaritas masih menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat pedesaan.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved