Satu Keluarga Keracunan Makanan
Satu Keluarga Keracunan usai Santap Jamur Liar, Dinkes Garut: Pentingnya Pangan yang Aman Dikonsumsi
Mereka harus dilarikan ke puskesmas lantaran mengalami gejala keracunan makanan usai mengonsumsi jamur liar.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Warga Garut kerap berburu atau menemukan tumbuhan jamur liar yang tumbuh saat musim hujan.
Jamur tersebut biasanya dapat dijumpai di kebun, halaman rumah, atau di tempat-tempat lembap lainnya.
Namun, jamur liar ini terkadang bisa membahayakan atau beracun jika tak mengetahui jenisnya. Akibatya apabila dikonsumsi secara langsung, maka bisa keracunan.
Baca juga: Kronologi Satu Keluarga di Desa Mekarsari Garut Keracunan Makanan, Berawal dari Penemuan Jamur
Seperti halnya yang dialami satu keluarga di Kampung Citengul, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Mereka harus dilarikan ke puskesmas lantaran mengalami gejala keracunan makanan usai mengonsumsi jamur liar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr. Leli Yuliani mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah aktif dalam melakukan sosialisasi terkait pengonsumsian jamur liar.
"Kasus ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pangan yang aman dikonsumsi," ujarnya kepada awak media, Kamis (30/1/2025).
Menurutnya, perlu adanya langkah-langkah untuk memberikan pemahaman kepada warga yang kerap mengonsumsi jamur liar yang mudah ditemui di musim penghujan.
Pihaknya akan melakukan komunikasi aktif dengan lintas pimpinan agar sosialisasi bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi bahan makanan dari alam, khususnya jamur liar, yang dapat berisiko tinggi menyebabkan keracunan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, tujuh warga Selaawi Garut mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi jamur liar. Mereka kini harus mendapatkan perawatan intensif di puskesmas.
Korban adalah K (7), S (8), H (11), R (12), A (13), L (15) dan R (22).
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Citengul, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (30/1/2025) dini hari.
Camat Selaawi Fahmi Fauzi mengatakan, insiden ini berawal dari ayah korban yang menemukan jamur tak jauh dari kediamannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/keracunan-makanan-yayayaya.jpg)