Minggu, 10 Mei 2026

Lapas Ciamis Bisa jadi Role Model dalam Program Ketahanan Pangan

Agun Gunandjar Sudarsa meninjau sejumlah program pembinaan kemandirian di Lapas Ciamis, terutama di sektor pertanian dan perkebunan. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Priangan/Ai Sani Nuraini
OPTIMALISASI LAPAS - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa (tengah), melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis yang bertepatan dengan agenda pisah sambut Kepala Lapas serta monitoring program ketahanan pangan, Kamis (30/1/2025). 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis yang bertepatan dengan agenda pisah sambut Kepala Lapas serta monitoring program ketahanan pangan, Kamis (30/1/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Agun menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan berbagai pihak untuk menjalankan instruksi Kementerian Hukum dan HAM serta kebijakan nasional terkait pemasyarakatan.

Menurut Agun, rotasi kepemimpinan dalam jajaran pemasyarakatan merupakan hal yang lumrah dan harus diikuti dengan peningkatan kinerja.

Baca juga: Warga Kertahayu Ciamis Duga Ada Penyimpangan Penyaluran Bansos Beras, Tuntut Transparansi Distribusi

"Kami ingin memastikan bahwa semua jajaran pemasyarakatan tetap mematuhi dan menjalankan instruksi dari Menteri Hukum dan HAM, Dirjen Pemasyarakatan, serta kebijakan pemerintah secara umum. Ini menjadi pedoman dalam menjalankan tugas pemasyarakatan secara efektif," ujar Agun.

"Komisi XIII DPR RI sebagai mitra kerja akan terus mendorong kolaborasi dalam berbagai aspek, termasuk penguatan program ketahanan pangan di Lapas," tambahnya.

Dalam kunjungannya, Agun meninjau sejumlah program pembinaan kemandirian di Lapas Ciamis, terutama di sektor pertanian dan perkebunan. 

Dia menilai bahwa Lapas dapat menjadi model dalam mendukung ketahanan pangan, baik bagi kebutuhan internal warga binaan maupun sebagai bentuk kontribusi bagi masyarakat.

"Saya melihat bahwa beberapa Lapas, seperti Lapas Banjar, sudah mulai mengembangkan pertanian dan perkebunan yang hasilnya dapat digunakan untuk kebutuhan pangan warga binaan. Ini harus menjadi contoh bagi lapas lainnya agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan mereka," ungkapnya.

Salah satu fokus utama Agun dalam kunjungan ini adalah mendorong pemanfaatan lahan yang belum optimal.

Dia menyoroti terdapat lahan sekitar tiga hektar di Ciamis yang sedang dalam proses pemanfaatan untuk pertanian dan perkebunan.

"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pemprov Jawa Barat, agar lahan ini bisa digunakan secara maksimal. Meski lokasinya berada di lereng gunung dan tidak memungkinkan untuk persawahan, namun lahan tersebut tetap bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur-mayur, umbi-umbian, atau komoditas lainnya," jelasnya.

Menurut Agun, optimalisasi lahan di Lapas tidak hanya akan mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan keterampilan baru bagi warga binaan yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas.

Dalam kesempatan tersebut, Agun juga menekankan bahwa Komisi XIII DPR RI akan terus mengawal program-program prioritas pemerintah, termasuk di lembaga pemasyarakatan.

"Kami ingin memastikan bahwa program prioritas seperti ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik di lingkungan Lapas. Dengan adanya pembinaan yang berbasis produktivitas, warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah bebas," ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara Lapas, pemerintah daerah, serta masyarakat, Agun berharap pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat semakin maksimal dan berdampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved