Selasa, 12 Mei 2026

Minta Rekrutmen Sopir Sesuai SOP, Organda Jabar: Proses Rekrut Harus Diperketat

Menurut Dida, para sopir yang direkrut ini terkadang tidak tahu situasi dan kondisi bus yang dikemudikannya.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Jabar/Padna
Ketua Organda Jabar Sidang Suprinda 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DPD Provinsi Jawa Barat, Dida Suprinda, meminta para pengusaha dalam merekrut sopir disesuaikan dengan standar prosedur operasional.

"Yang saya lihat, terkadang sopir-sopir dari kendaraan kecil langsung bisa pakai bus," ujar Dida kepada Tribun Jabar di wilayah Cijulang Pangandaran, Senin (20/1/2025) siang.

Menurut Dida, para sopir yang direkrut ini terkadang tidak tahu situasi dan kondisi bus yang dikemudikannya. 

"Termasuk adanya sopir tembak. Nah, itu harus diperketat," katanya.

Sementara antisipasi sopir yang mengemudi ugal-ugalan, kata Dia, perlu adanya pembinaan dari Dinas Perhubungan atau pihak lainnya.

"Semua tahulah, terkadang sopir juga ada yang ugal-ugalan atau apa. Nah, ini perlu pembinaan dari Dinas Perhubungan. Termasuk dari kami untuk awak angkutan itu sendiri," ucap Dida.

Pengendara sepeda motor di Pangandaran, Masduki (27) mengatakan, dirinya kerap melihat pengendara mobil yang ugal-ugalan saat melaju.

"Seperti mobil box kemarin di jalan raya Emplak, itu nyalipnya sembarangan dan kencang. Jadi, bikin takut dan celaka pengendara lain," ujarnya.

Adanya kendaraan yang ugal-ugalan itu, dia berharap ada tindakan khusus dari pihak terkait.

"Ya, supaya tidak ugal-ugalan, seharusnya sopirnya dibina dulu sebelum beroperasi," kata Masduki. *

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved