Sosok
Sosok Satryo Soemantri Brodjonegoro, Mendikti Saintek yang Didemo Pegawai Kemendikti Gara-gara Ini
Sosok Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro, yang didemo pegawai Kemendikti gara-gara hal ini
Satryo tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Sang ayah, yakni Soemantri Brodjonegoro diketahui pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (1973).
Soemantri Brodjonegoro juga diketahui menjadi salah satu penggagas berdirinya Institut Teknologi Bandung (ITB). Tak hanya itu, beliau juga diketahui pernah mengisi jabatan Rektor di Universitas Indonesia (1964-1973).
Ibarat kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya, Satryo Soemantri Brodjonegoro melanjutkan jejak sang ayah mengisi jabatan penting di perguruan tinggi sekaligus menjadi Menteri Pendidikan.
Tak hanya beliau yang mengikuti jejak sang ayah. Dua saudaranya pun memiliki karir di dunia pendidikan tinggi. Pertama, saudaranya yang bernama Irsan Soemantri mengajar di ITB. Kemudian, Bambang Brodjonegoro yang aktif mengajar di Universitas Indonesia.
Bambang Brodjonegoro diketahui pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi UI, Menteri Keuangan, Menteri Ristek dan Menteri Perencanaan/Kepala Bappenas di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Satryo diketahui menikah dengan Silvia Ratnawati dan memiliki dua orang anak. Salah satu anaknya, yakni Diantha Soemantri juga berkarir di dunia pendidikan tinggi. Sebab menjadi Guru Besar (Profesor) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia saat memasuki usia 42 tahun.
Pendidikan tinggi yang ditempuh Satryo Soemantri Brodjonegoro cukup panjang. Satryo menempuh studi di Universitas Indonesia pada tahun 1990 untuk jenjang Sarjana (S1).
Kemudian, namanya tercatat sebagai salah satu alumni Magister (S2) di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tak berhenti disitu, Satryo juga melanjutkan studi S2 di Jepang, yakni di program studi bidang bidang teknik mesin dari Universitas Tokyo dan meraih gelar Doktor.
Gelar PhD-nya didapatkan di University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS). Setelah menyelesaikan pendidikan pascasarjana di dua negara tersebut, Satryo kembali ke tanah air dan mengajar di ITB, yakni menjadi dosen Jurusan Teknik Mesin.
Selama menjadi dosen di ITB, Satryo berhasil mempublikasikan 99 karya tulis ilmiah di berbagai jurnal dan media publikas ilmiah lainnya. Selain itu, di tahun 1992 berhasil mendapat kepercayaan menjadi Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB.
Perjalanan karier Satryo Soemantri Brodjonegoro juga terbilang cukup panjang. Namun, sejak menyelesaikan pendidikan tinggi memang sudah fokus berkarir di dunia akademik. Awal kariernya sendiri dimulai dari ITB tempatnya menempuh studi S2.
Selepas menyelesaikan pendidikan PhD di Amerika Serikat kembali ke Indonesia, Satryo bergabung menjadi dosen di ITB untuk Jurusan Teknik Mesin dan pernah diberi mandat menjadi Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB.
Tak hanya itu, Satryo juga menjadi Ketua Departemen Teknik Mesin ITB dari tahun 1992-1995 dan menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik di ITB juga dari tahun 1995-1998.
Selama menjadi dosen di ITB, Satryo diketahui melakukan reformasi skala besar di pendidikan tinggi. Dimana diterapkan sistem pembelajaran yang meningkatkan mahasiswa mampu berdaya saing. Teknik ini diterapkan di ITB sekaligus di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional.
Setelah memasuki masa pensiun, kiprahnya di dunia pendidikan tinggi tidak berhenti. Satryo mendapat kepercayaan menjadi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada periode tahun 1999–2007 dan memberi banyak kontribusi bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
Satryo Soemantri Brodjonegoro
sosok
Mendikti Saintek
Kementerian Pendidikan Tinggi Saintek dan Teknolog
didemo
pegawai
| Sosok Erwin, Wakil Wali Kota Bandung yang Diperiksa Penyidik di Kejari Kota Bandung |
|
|---|
| Sosok Tyler Robinson, Penembak Jitu yang Membunuh Charlie Kirk, Ternyata Pendukung Trump |
|
|---|
| SOSOK Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Keponakan Presiden Prabowo, yang Mundur Mendadak dari DPR RI |
|
|---|
| SOSOK Purbaya Yudhi Sadewa, Anak Buah Luhut yang Gantikan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan |
|
|---|
| SOSOK Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru Foundation yang Ditangkap Polisi dan Jadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Satryo-Soemantri-Brodjonegor.jpg)