Naskah Khutbah Jumat
Naskah Singkat Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Pentingnya Menjaga Keikhlasan dalam Beribadah
Berikut Ini Dia Naskah Singkat Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Pentingnya Menjaga Keikhlasan Dalam Beribadah
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNPRIANGAN.COM – Keikhlasan adalah fondasi utama diterimanya amal dan ibadah di sisi Allah SWT.
Beribadah secara ikhlas berarti memurnikan niat, sehingga setiap perbuatan dilakukan semata-mata untuk mengharapkan rida-Nya dan bukan karena dorongan duniawi atau pujian manusia.
Berbicara perihal Jumat esok hari, tepatnya di hari Jumat tanggal 12 Juni 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat tanggal 12 Juni 2026 yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber tentang "Pentingnya Menjaga Keikhlasan Dalam Beribadah".
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026/ 26 Zulhijah 1448 H: Menakar Kebiasaan Syukur atas Nikmat Allah
Khutbah 1
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Jemaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Takwa yang di dalamnya terdapat keikhlasan hati dalam setiap amal ibadah kita. Karena tanpa keikhlasan, amal ibadah kita tidak akan bernilai di sisi Allah SWT.
Dalam Al-Qur'an surat Al-Bayyinah ayat 5, Allah SWT berfirman:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Artinya: "Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus."
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026/ 26 Zulhijah: Kriteria Tertinggi Muslim yang Berkualitas
Jemaah Jumat yang dirahmati Allah,
Keikhlasan dalam beribadah adalah kunci diterimanya amal ibadah kita. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/khutbah-jumat-di-Masjid-Agung-Trans-Studio-Bandung-1.jpg)