Selasa, 12 Mei 2026

Pemuda Cihaurbeuti Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Pengelolaan Dana Desa dan BUMDES

Ciamis Intellectual Education (C.I.E) bersama KNPI Kecamatan Cihaurbeuti sukses mengadakan diskusi santai bertajuk 'Menakar Dana Desa dan BUMDES'

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/ai sani nuraini
Ciamis Intellectual Education (C.I.E) bersama KNPI Kecamatan Cihaurbeuti sukses mengadakan diskusi santai bertajuk 'Menakar Dana Desa dan BUMDES' 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Ciamis Intellectual Education (C.I.E) bersama KNPI Kecamatan Cihaurbeuti sukses mengadakan diskusi santai bertajuk 'Menakar Dana Desa dan BUMDES' pada Jumat malam (17/1/2025). 

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis yang dihadiri 120 peserta, termasuk aktivis muda, tenaga pendidik, mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), dan masyarakat setempat. 

Acara ini menjadi ajang edukasi sekaligus refleksi bagi pemuda, pendidik, dan masyarakat desa tentang peran strategis mereka dalam pembangunan desa.

Ketua C.I.E Maojan Ali Dzulfakor mengatakan, penyelenggaraan kajian dan diskusi santai ini dalam rangka refleksi Hari Desa dan diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang Dana Desa dan BUMDES yang selama ini dianggap sesuatu yang sangat berpengaruh bagi maju mundurnya sebuah desa.

Kajian ini bertujuan mengupas pentingnya transparansi pengelolaan Dana Desa dan BUMDES demi memaksimalkan kemajuan desa.

"Kajian ini diharapkan mampu berkontribusi meningkatkan pemahaman pada generasi muda kita terhadap pentingnya keterbukaan informasi dan pengelolaan dana desa dan BUMDES yang akuntabel," ungkap Ali.

Adi Haryanto selaku Ketua PK KNPI Cihaurbeuti dan Haris Hendriyana, Ketua KNPI Kabupaten Ciamis menekankan pentingnya kepekaan generasi muda terhadap isu desa.

"Pemuda harus peka dan terlibat aktif dalam masalah-masalah desa, termasuk pengelolaan Dana Desa dan BUMDES. Pemuda adalah garda terdepan pembangunan," tegasnya.

Sementara itu, Nur Muttaqin, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, sebagai narasumber utama, menjelaskan bahwa alokasi Dana Desa terus meningkat setiap tahun. 

Namun, ia menyoroti persoalan akuntabilitas sebagai tantangan utama.

"Masalah akuntabilitas Dana Desa menjadi perhatian penting yang harus terus kita diskusikan dan kawal," ujarnya.

Senada, Irpan salah seorang aktivis muda NU mengungkapkan bahwa Desa seharusnya memiliki rencana yang tepat dan akuntabel untuk pembangunan. 

Pertemuan ini diadakan untuk merangsang berbagai solusi pada berbagai permasalahan yang dihadapi desa. 

"Desa yang awalnya hanya dijadikan sebagai objek diubah menjadi subjek dalam pembangunan termasuk dalam mengelola Dana Desa dan BUMDES dengan baik dan benar," kata Irpan saat memantik acara diskusi.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved