CPNS 2025

Benarkah Pembukaan Seleksi CPNS 2025 Akan Ditiadakan di Tahun Ini?

Berikut Ini Dia Ramai Isu yang Beredar Jika Pembukaan Seleksi CPNS 2025 Akan Ditiadakan di Tahun Ini, Benarkah?

Kolase Tribun Priangan
Ramai Isu yang Beredar Jika Pembukaan Seleksi CPNS 2025 Akan Ditiadakan di Tahun Ini, Benarkah? 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tentunya siapa yang sudah tidak sabar perihal pembukaan pendaftaran seleksi CPNS 2025.

Ya, pasti seluruh masyarakat Indonesia sudah tidak sabar perihal pembukaan seleksi akbar yang satu ini ya.

Namun, ditengah-tengah masa penungguan dibukanya pendaftaran seleksi CPNS 2025 ini, beredar sebuah kabar jika seleksi CPNS 2025 tidak akan dilaksanakan di tahun ini.

Lantas, benarkah kabar mengejutkan tersebut?

Baca juga: Dibuka 8 Formasi untuk Lulusan SMA/SMK di Seleksi CPNS 2025, Gajinya Tembus hingga Rp 10 Juta

Baca juga: INFO Terbaru Formasi CPNS 2025 Dibuka untuk Lulusan SMA/SMK, Gajinya Bisa Sampai Rp 10 Juta

Fakta Terungkap

Nah Tribuners, keributan perihal seleksi CPNS 2025 yang akan ditiadakan di tahun 2025 ini mengundang sebuah tanda tanya besar dari publik.

Benarkah hal itu akan terjadi?

Tribuners, sebagai informasi jika keributan ini berawal dari sebuah dokumen dalam format slideshow PowerPoint mendadak viral di berbagai grup WhatsApp, memuat kabar mengejutkan terkait seleksi CPNS 2025.

Baca juga: CPNS 2025 Diprediksi Buka Februari, Ini Jadwal Pastinya Lengkap Dokumen yang Harus Dipersiapkan

Informasi itu menyebut jika kemungkinan pemerintah akan menunda sementara pengadaan ASN, termasuk CPNS dan PPPK.

Hal itu disebut sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran negara.

Selain itu, dalam slideshow tersebut pun juga menjelaskan jika kebijakan itu dibuat sebagai arahan presiden untuk refocusing anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) tahun 2025.

Dalam isi slideshow tersebut dijelaskan jika refocusing mencakup penghematan senilai Rp 68,2 triliun.

Baca juga: Formasi CPNS 2025 untuk Lulusan SMA/SMK, Gaji Bisa Terima Hingga Rp 10 Juta

Termasuk penundaan tambahan belanja pegawai sebesar Rp 12 triliun.

Langkah itu pun diduga diambil karena bertujuan untuk mengendalikan belanja pegawai melalui kebijakan zero growth, yang berarti tidak ada pertumbuhan jumlah ASN baru tahun ini.

Refocusing juga mencakup efisiensi di berbagai sektor, seperti perjalanan dinas, subsidi pupuk, dan kompensasi listrik.

Baca juga: 3 Formasi CPNS 2025 Penempatan IKN untuk Lulusan SMA/SMK Bergaji Fantastis Tembus Rp 10 Juta

Halaman
12
Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved